Setoran PDAU ke PAD Sidoarjo hanya Rp267 Juta/Tahun

Syaikhul Hadi    •    Jumat, 21 Jul 2017 19:05 WIB
kasus korupsi
Setoran PDAU ke PAD Sidoarjo hanya Rp267 Juta/Tahun
Ilustrasi kasus korupsi, MTVN - M Rizal

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) milik Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berubah status menjadi perusahaan terbatas (PT). Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo merasa aneh sebab omset yang disetorkan PDAU terbilang minim.

Kecurigaan itu disampaikan Kepala Kejari Sidoarjo M Sunarto. Lantaran itu penyidik Kejari terus mendalami kasus dugaan kebocoran pengelolaan keuangan PDAU yang menyeret 5 orang menjadi tersangka.

"Jadi dalam kurun waktu enam tahun, PDAU hanya menyetorkan omset Rp1,6 miliar ke pendapatan asli daerah (PAD)," ungkap Sunarto ditemui di ruang kerjanya, Jumat 21 Juli 2017.

Menurut Sunarto, jumlah itu kecil. Bila dirata-rata, PDAU menyetorkan kurang lebih Rp267 juta per tahun.

Padahal, lanjut Sunarto, PDAU memiliki empat bidang usaha yaitu Delta Gas, Grafika, Property, dan Delta Advertising. Sementara kewajiban perusahaan untuk menyetor ke PAD yaitu 55 persen dari keuntungan.

Lantaran itu, Sunarto menilai tak wajar bila pemerintah daerah bermaksud menjadikan PDAU menjadi PT. Menurut Sunarto, setoran yang minim itu justru merugikan keuangan negara.

Pada 2016 lalu, pemerintah merancang Peraturan Daerah mengenai PDAU. Perda itu berkaitan dengan Perubahan Modal Dasar, Perubahan PD menjadi PT, dan struktur direksi. Hingga saat ini, Perda PDAU masih belum terselesaikan.  

Baca: Jumlah Tersangka Kebocoran Keuangan Perusahaan Daerah Sidoarjo Bertambah





(RRN)