Umar Patek Kembali jadi Anggota Paskibra di Lapas

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 17 Aug 2017 12:04 WIB
hut ri
Umar Patek Kembali jadi Anggota Paskibra di Lapas
Umar Patek (membawa bendera) saat upacara HUT ke-72 RI di Lapas Porong. (Metrotvnews.com/Hadi)

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Umar Patek alias Hisyam bin Alizein kembali menjadi pasukan pengibar bendera pada perayaan HUT ke-72 RI di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Surabaya. Terpidana kasus terorisme itu mengaku menjadi pasukan pengibar bendera atas inisiatifnya sendiri.

"Alhamdulillah, ini sudah keempat kalinya menjadi petugas pengibar bendera saat kemerdekaan RI," ungkap Umar Patek, usai upacara di Lapas Klas I Surabaya yang berada di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, 17 Agustus 2017.

Patek menegaskan keinginannya menjadi anggota Paskibra atas keinginannya sendiri. Tidak ada paksaan dari petugas atau orang lain.

Empat tahun lalu, dirinya mengajukan diri kepada pihak lapas untuk mengibarkan bendera. Menurutnya, inisiatif itu sebagai wujud kecintaannya pada Indonesia.

"Alhamdulillah, sampai hari ini masih dipercaya pihak lapas untuk mengibarkan kembali bendera merah putih," tegasnya.

Meski sudah pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, Patek tetap berlatih. Sepekan sebelum hari H, dia mengasah kekompakan dengan warga binaan lainnya. "Yang melatih kami Su'ud Rusli," tandasnya.

Sementara, Su'ud Rusli yang juga warga binaan mengaku senang bisa berbagi pengalaman. Dia merupakan bekas anggota TNI. Pengalamannya sebagai abdi negara itu yang membuatnya tak kerepotan melatih Paskibra. "Kita latihan satu minggu," kata Su'ud.

Umar Patek merupakan terpidana kasus pembunuhan massal dalam kasus bom Bali. Patek dijatuhi vonis 20 tahun penjara dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis, 21 Juni 2012.


(SAN)