Usai Pingsan, Orangtua Mengeluh Putrinya Dikeluarkan dari Sekolah

Syaikhul Hadi    •    Selasa, 13 Sep 2016 15:44 WIB
pendidikan
Usai Pingsan, Orangtua Mengeluh Putrinya Dikeluarkan dari Sekolah
Ibu Rodiana bersama Regina Milenia Nur Febriati Utomo saat menunjukkan hasil rapor saat bersekolah di SMPN 1 Sukodono, MTVN - Hadi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Regina Milenia Nurfebriati Utomo, 14, terkatung-katung setelah dikeluarkan dari SMPN 5 Sidoarjo, Jawa Timur. Sejak dikeluarkan paad Agustus lalu, Regina belum kembali bersekolah.

Rodiana menjelaskan anak kandungnya baru setahun bersekolah di SMPN 5 Sidoarjo. Regina duduk di bangku kelas XII.

"Sebelumnya pindahan dari SMPN 1 Sukodono. Masuk ke SMPN 5 Sidoarjo karena jaraknya dekat dengan rumah," kata Rodiana ditemui di rumahnya di Jalan Jenggolo, Selasa (13/9/2016).

Rodiana menduga Kepala SMPN 5 Sidoarjo meminta putrinya mengundurkan diri setelah ia menanyakan uang masuk sekolah senilai Rp10 juta. Rodiana tak menyangka pertanyaan itu membuat kepala sekolah marah.

Sebenarnya, kata Rodiana, ia tak mempermasalahkan besaran uang masuk. Namun ia mempertanyakan tanggung jawab sekolah lantaran anaknya pingsan usai mengikuti Peringatan Hari Kemerdekaan RI.

"Saya tanya kenapa pihak sekolah tak memberi tahu ke orangtua kalau anak saya sakit. Sebab itu kan tanggung jawab sekolah," ungkap perempuan yang akrab disapa Diana itu.

Diana meminta penjelasan pihak sekolah. Namun, kepala sekolah malah marah-marah dan mengeluarkan putrinya.

Pertanyaan Diana itu mengakibatkan Regina tak lagi bisa bersekolah. Padahal, Regina harus mengikuti Ujian Nasional tahun ajaran 2016/2017.



(RRN)