Bupati Banyuwangi Perlihatkan Terminal Hijau Bandara ke Istri Gus Dur

Amaluddin    •    Sabtu, 07 Oct 2017 18:22 WIB
infrastrukturbandara
Bupati Banyuwangi Perlihatkan Terminal Hijau Bandara ke Istri Gus Dur
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat mengajak istri Presiden Keempat RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah Wahid, keliling Bandara Blimbingsari Banyuwangi. Foto: MTVN/Pemkab Banyuwangi

Metrotvnews.com, Surabaya: Istri Presiden ke-empat Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah Wahid, mengunjungi Kabupaten Banyuwangi, Sabtu 7 Oktober 2017. Dia dijadwalkan akan melihat Festival Gandrung Sewu dengan atraksi kolosal lebih dari seribu penari di bibir Pantai Boom pada Minggu, 8 Oktober 2017.

Kedatangan Ibu Sinta di Bandara Blimbingsari Banyuwangi disambut langsung Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. Anas tampak langsung sungkem ke Sinta saat tiba.

Anas kemudian mengajak Sinta berkeliling terminal hijau Bandara Banyuwangi. Sembari mendorong kursi roda Ibu Sinta, Anas menjelaskan konsep ruang terminal bandara dengan arsitektur hijau pertama di Indonesia itu secara detail.

"Terminal ini hampir semuanya tanpa AC, juga minim lampu karena pencahayaannya alami mengandalkan sinar matahari. Sebagian kayu yang dipakai adalah kayu bekas," terang Anas .


Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat mengajak istri Presiden Keempat RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah Wahid, keliling Bandara Blimbingsari Banyuwangi. Foto: MTVN/Pemkab Banyuwangi

Anas menunjukkan semua sudut terminal bandara, termasuk kolam-kolam ikan yang mengelilingi terminal tersebut. Bupati Anas juga menjelaskan bangunan terminal yang minim sekat. Penumpang dan masyarakat pun bisa melihat aktivitas pesawat di landasan tanpa terhalang kaca seperti di bandara-bandara lainnya.

"Dengan konsep ini, selain unik dan menarik untuk mendukung pariwisata, juga lebih efisien Bu. Saat pembangunan jauh lebih murah dibanding bandara-bandara lain. Saat pemeliharaan dan operasional pun lebih hemat," papar Anas.

Bupati Anas juga menjelaskan tentang konsep terminal yang mengakomodasi tradisi lokal rakyat yang selalu mengantar atau menjemput kerabatnya di bandara. "Jadi masyarakat disiapkan anjungan di lantai dua, warga tidak disingkirkan di bandara," kata Anas.

Anas mengaku senang Ibu Sinta Wahid kembali berkunjung ke Banyuwangi. Dia menganggap Sinta sebagai sosok perempuan tangguh. "Selama ini Bu Sinta juga kukuh menyebarkan semangat untuk menghargai perbedaan sebagaimana selalu diperjuangkan oleh Gus Dur," kata Anas.


(SUR)