Polisi Buru Penadah Motor Hasil Rampasan

Syaikhul Hadi    •    Sabtu, 18 Nov 2017 18:58 WIB
pencurian
Polisi Buru Penadah Motor Hasil Rampasan
Polisi menangkap perampas sepeda motor yang beraksi di 36 lokasi di Surabaya -- MTVN/Syaikhul Hadi

Surabaya: Polisi masih memburu satu tersangka dalam kasus perampasan sepeda motor di Surabaya, Jawa Timur. ZA masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena diduga sebagai penadah motor hasil rampasan.

Kapolsek Gayungan Kompol Lukito menjelaskan bahwa komplotan perampas sepeda motor tersebut sudah beraksi sejak sembilan bulan terakhir. "Kemarin kami sudah menangkap empat tersangka. Tiga orang berperan sebagai eksekutor. Sedangkan, satu tersangka sebagai penadah. Saat ini, kami masih mengejar ZA yang diduga sebagai penadah kedua setelah MS," kata dia, Sabtu, 17 November 2017.

Menurut Lukito, komplotan tersebut terbilang licin. "Biasanya mereka beraksi pada malam hari, saat suasana jalan sepi. Sasarannya adalah kalangan pelajar dan pengendara yang berpelat selain Surabaya," jelasnya.

(Baca: Perampas Sepeda Motor di 36 Lokasi di Surabaya Ditangkap)

Saat menjalankan aksinya, pelaku kerap menggunakan modus menuduh korbannya telah memukuli atau menabrak saudaranya. Saat korban mulai ketakutan, pelaku menggiring korban ke tempat sepi kemudian menjarah barang-barangnya.

"Terkadang mereka menggunakan senjata tajam untuk menakuti korbannya. Kasus ini akan kami kembangkan untuk mengetahui siapa saja pelaku perampasan motor yang kerap meresahkan masyarakat," tegasnya.

Pengakuan seorang tersangka yang berperan sebagai penadah, ia kerap menjual barang yang diterimanya dari pelaku lain ZA. "Harganya bervariasi, sekitar Rp2 juta sampai Rp4 juta. Jika dijual lagi, biasanya saya hanya mengambil untung antara Rp200 ribu sampai Rp500 ribu per motor," singkatnya.

Sebelumnya, kawanan perampasan sepeda motor dan penadah dibekuk setelah beraksi di 36 lokasi. Tersangka yaitu Khoilur Rohman alias Telung, 23, asal Tanah Merah Surabaya, Madura; Zaenal Abidin, 22, asal Wonokusumo Jaya Surabaya; Iksan, 22 asal Wonokusumo Kidul Surabaya; dan Moch. Sholeh, 24 asal Tambak Wedi Keidnding Surabaya.

Penangkapan dilakukan setelah polisi mendapat laporan warga. Gayungan merupakan satu dari kecamatan yang menjadi lokasi perampasan sepeda motor.

Selain di wilayah hukum Polsek Gayungan, tersangka juga beraksi di beberapa tempat lain, diantaranya, Kebun Bintang Surabaya, Tunjungan Plasa, Jambangan, Jalan Diponegoro, Frontage Road Ahmad Yani, dan Waru. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan dan atas kasus tersebut.


(NIN)