Risma Sebut Bus Suroboyo Bebas Lampu Merah

Amaluddin    •    Sabtu, 07 Apr 2018 22:14 WIB
transportasi
Risma Sebut Bus Suroboyo Bebas Lampu Merah
Kondisi Suroboyo Bus milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya -- Foto: Medcom.id/Amaluddin

Surabaya: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memaparkan kelebihan Suroboyo Bus dibandingkan transportasi massal lainnya. Bus ini terintegrasi dengan teknologi Surabaya Intelligent Transport System (SITS), yang menjadikannya sebagai bus prioritas.

"Jadi ketika bus itu akan mendekati traffic light, secara otomatis lampu traffic light akan menyala hijau. Jadi bus itu bebas hambatan, sehingga bisa mengantarkan penumpang lebih cepat," kata Risma, sapaan akrabnya, saat melaunching Suroboyo Bus di depan Gedung Siola, Surabaya, Sabtu 7 April 2018.

Tak hanya itu, Suroboyo Bus juga dilengkapi dengan 12 kamera CCTV pada bagian dalam bus dan 3 kamera CCTV ada pada bagian luar bus, guna memantau keadaan dalam bus. CCTV ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kriminalitas, seperti pencopetan, dan pelecehan seksual, dan hal-hal lainnya. 

"CCTV itu terhubung dengan kamera di Pusat control yang ada di Terminal Bratang dan Joyoboyo, yang siap memantau keadaan bus, sehingga bisa memberikan rasa aman dan nyaman pada penumpang," kata Risma. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, menambahkan bus  juga dilengkapi GPS yang ada di masing-masing halte sehingga calon penumpang bisa melihat posisi bus yang akan dinaiki. Fasilitas itu bisa dinikmati lewat aplikasi Go Bis (Golek Bis), yang segera hadir di Playstore. 

"Jadi aplikasi ini akan menjadi pusat informasi angkutan umum. Sudah kita daftarkan ke Playstore, tinggal tunggu konfirmasi saja. Kami target Minggu depan sudah bisa diunduh," kata Irvan.


Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini -- Foto: Medcom.id/Amal

Bus dengan lebar 2,4 meter dan panjang 12 meter itu juga dilengkapi tombol darurat jika terjadi kebakaran atau kecelakaan. Ketika itu terjadi, pengemudi bus dapat menekan tombol, sehingga alarm akan berbunyi dan kemudian pintu bus akan terbuka secara otomatis. 

"Pintu bus juga dilengkapi sensor, sehingga jika ada penumpang yang menghalangi, pintu secara otomatis tidak akan tertutup dan bus tidak akan berjalan," kata Irvan.

Selain nyaman dan memiliki berbagai macam manfaat, bus ini juga ramah untuk penyandang difabel, lansia dan ibu hamil. Pemkot juga telah menyediakan tombol khusus dekat pintu masuk jika dipencet, asisten pengemudi akan membantu penyandang difabel masuk ke dalam bus.

"Suroboyo Bus ini didesain low entry (tinggi pintu masuk yang rendah) yang mana ketinggian pintu sejajar dengan pedesertian," uajr dia.

Bus dengan kapasitas 67 orang ini juga dilengkapi dengan handle untuk pegangan penumpang serta warna bangku penumpang untuk laki-laki dan perempuan. Pada bagian depan berwarna merah muda dikhususkan untuk penumpang perempuan, dan bangku bagian belakang berwarna orange untuk laki-laki. 

"Jadi ada pemisahan area bagi penumpang laki-laki dan perempuan, ini untuk meminimalisir tindak pelecehan seksual di dalam bus," ungkap dia.


(Des)