Polisi Tangkap Terduga Pelaku Bom Pasuruan

Daviq Umar Al Faruq    •    Minggu, 05 Aug 2018 11:28 WIB
terorisme
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Bom Pasuruan
Perkiraan lokasi penangkapan terduga teroris di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, 4 Agustus 2018. Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq.

Malang: Polisi menangkap Abdullah alias Anwardi, 50, terduga teroris yang terlibat ledakan di Pogar, Kecamatan Bangil, Pasuruan, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, penangkapan Abdullah dilakukan di di Area Pasar Tradisional Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Jumat, 3 Agustus 2018.

"Benar, ada satu orang. Untuk detailnya silakan koordinasi dengan Densus 88 atau Mabes Polri," kata Yade saat dihubungi, Sabtu, 4 Agustus 2018.

Rangkaian penangkapan terjadi sejak Jumat, 3 Agustus 2018 hingga Sabtu 4 Agustus 2018. Awalnya, pada pukul 21.00 WIB, anggota Polsek Lawang Polres mendapatkan informasi dari media sosial tentang keberadaan laki-laki yang mempunyai ciri-ciri mirip dengan Abdullah.

Saat itu dia diduga tengah mencari saudaranya di sekitar Gereja Jago, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Selanjutnya, pada pukul 22.00 WIB, saat pelaksanaan patroli, anggota Polsek Lawang Polres menemukan laki-laki tersebut sedang tertidur di sekitar Gereja Jago. 

Oleh polisi, laki-laki tersebut kemudian dibangunkan dengan maksud untuk menanyakan identitasnya. Namun laki-laki tersebut tiba-tiba bergegas mengambil tasnya yang digunakan sebagai bantal tidur.

Laki-laki tersebut kemudian mengambil senjata tajam sejenis pisau dari dalam tasnya dan melakukan perlawanan terhadap anggota Polsek Lawang. Bahkan, laki-laki tersebut sempat melakukan upaya penusukan kepada petugas, meski dapat dihindari.

Selang beberapa saat, petugas melakukan tembakan peringatan ke atas, namun upaya tersebut tetap tak digurbis. Sehingga petugas pun melakukan penembakan ke bagian kaki Abdullah.

Namun dengan luka tembak di kaki, Abdullah masih bisa berlari menuju ke permukiman penduduk. Kemudian polisi mengejar dan pelaku sempat membuang benda yang masih belum diketahui.

Selang beberapa saat, pelaku berhasil ditangkap petugas. Selanjutnya, petugas meminta pelaku mengeluarkan barang-barangnya yang berada di dalam tas serta membuka bajunya.

Selanjutnya pelaku dibawa dengan tangan diborgol serta dievakuasi ke RSUD Lawang untuk mendapatkan penanganan medis.

Pada Jumat pukul 23.00 WIB, pelaku selanjutnya dipindahkan ke RSUD Saiful Anwar Kota Malang untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Setelah mendapat perawatan di RSUD Saiful Anwar, kemudian polisi membawa Abdullah ke Mapolres Malang Kota untuk dilakukan pemeriksaan. 

Esoknya, pada Sabtu, pukul 05.25 WIB, Abdullah diserahkan ke Markas Satbrimobda Jatim Detasemen B di Desa Ampeldento, Kecamatam Pakis, Kabupaten Malang, untuk pendalaman interogasi serta pengembangan kasus.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti.  Antara lain dua senjata tajam, 90 butir peluru logam atau gotri serta keperluan bepergian seperti baju, sarung dan alat mandi.


(DEN)