Gus Ipul Minta Polisi Ungkap Penyebab Perahu Tenggelam di Bengawan Solo

Amaluddin    •    Senin, 10 Oct 2016 10:20 WIB
tenggelam
Gus Ipul Minta Polisi Ungkap Penyebab Perahu Tenggelam di Bengawan Solo
Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Foto: MTVN/Amaluddin)

Metrotvnews.com, Surabaya: Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, meminta kepolisian mengungkap tenggelamnya perahu pembawa 25 santri Pondok Pesantren Langitan, di Bengawan Solo.

"Polisi bisa meminta keterangan nakhodanya. Kapal tidak bisa dinaiki lebih dari kapasitas dan butuh alat keselamatan di perahu, meskipun pelayaran tradisional," kata Gus Ipul, di RS dr. Soetomo Surabaya, Minggu (9/10/2016).

Menurut Gus Ipul, desakan mencari tahu penyebab tenggelamnya perahu kayu itu bukan untuk mencari-cari kesalahan. Namun sebagai bahan evaluasi.

"Jadi, kejadian ini sebagai bahan evaluasi bagi semua pihak agar tidak sampai terulang lagi. Bukan mencari kambing hitam," jelasnya.

Gus Ipul meminta pengguna transportasi air tidak melupakan standar keselamatan, termasuk penumpang yang biasa beraktivitas menggunakan perahu di Bengawan Solo.

"Bagaimana pun pengemudi kapal harus lebih waspada dan berhati-hati, serta jangan sampai mengabaikan keselamatan," ujarnya.

Gus Ipul mengakui pengasuh Pondok Pesantren memang telah melarang santrinya menggunakan transportasi air dan beralih ke angkutan umum.

"Tapi ternyata memilih tetap naik perahu karena memang lebih dekat," katanya. 

Para santri itu tenggelam setelah perahu kayu yang mereka tumpangi terbalik saat menyeberangi Bengawan Solo, di Tambangan Babat, Tuban, Jumat (7/10/2016). Ada 25 santri dalam perahu itu. Sebanyak 18 santri selamat, dan tujuh lainnya ditemukan meninggal.


(MEL)