Menhub Berganti, Pemkot Surabaya Lakukan Pendekatan Ulang Bahas Trem

Amaluddin    •    Jumat, 16 Sep 2016 09:53 WIB
transportasi
Menhub Berganti, Pemkot Surabaya Lakukan Pendekatan Ulang Bahas Trem
Sejumlah remaja yang tergabung dalam Komunitas Rail Fans Indonesia membersihkan monumen Trem di Stasiun Pasar Turi Surabaya, Ant - didik Suhartono

Metrotvnews.com, Surabaya: Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, mendapat bantuan untuk membangun moda transportasi massal trem. Pemkot pun akan membahas perencanaan pengadaan trem dengan Kementerian Perhubungan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahyudrajat mengatakan dana bantuan itu sebesar Rp2,2 triliun. Pekan depan, Irvan mengatakan akan mengoordinasikan konsep pengadaan trem.

Irvan mengatakan semasa Ignasius Jonan masih menjabat Menteri Perhubungan, rencana itu sudah mendapat persetujuan. Setelah Jonan lengser, menteri baru Budi Karya Sumadi mengaku akan mengkaji ulang rencana tersebut.

"Memang harus diakui, pergantian struktur pejabat cukup membawa pengaruh. Kami harus melakukan pendekatan lagi. Yang jelas, kemarin kami masih diundang rapat bahas trem," kata Irvan ditemui di ruang kerjanya di Surabaya, Kamis (15/6/2016).

Irvan optimistis rencana itu berjalan lancar. Salah satu alasannya, tim dari Direktur Jenderal Perkeretaapian mengukur ulang dan meninjau lahan yang akan menjadi jalur trem.

Irvan berharap Kemenhub tak menunda rencana pengadaan trem di Surabaya. Sebab, Pemkot Surabaya sudah memasukkan rencana pengoperasian trem dan kereta api ringan atau Light Rail Transit dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJPMD).

"Jadi sekarang ya tinggal keputusan pusat. Entah nanti akan ada perubahan skema penganggaran atau bagaimana," kata Irvan.

Sementara itu, Pemkot mematangkan persiapan untuk mendukung moda transportasi itu. Misalnya pengadaan area parkir untuk kendaraan pribadi atau park and ride yang terintegrasi dengan jalur trem.


(RRN)