Polda Ungkap Kasus Tukar Pasangan di Surabaya

Amaluddin    •    Rabu, 10 Oct 2018 20:50 WIB
pasangan mesum
Polda Ungkap Kasus Tukar Pasangan di Surabaya
Subdit IV Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur saat merilis kasus swinger atau pertukaran pasangan suami istri. (Medcom.id/Amal).

Surabaya: Subdit IV Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur menangkap tiga pasangan suami istri (pasutri) di Surabaya. Mereka ditangkap lantaran terlibat kasus pertukaran pasangan atau "swinger" yang melibatkan beberapa pasangan.

"Pertukaran pasangan ini sudah berlangsung sekitar tiga kali. Ada tiga pasangan suami istri yang kami tangkap, namun hanya pelaku berinisial EH yang jadi tersangka," kata Wadireskrimum Polda Jatim, AKBP Juda Nusa Putra, saat merilis kasus swinger di Mapolda Jatim, di Surabaya, Selasa, 9 Oktober 2018.

Menurut Juda, EH merupakan otak terjadinya kasus swinger. Tersangka EH ini menjajakan istrinya kepada pasutri dengan tarif Rp750 ribu, dengan pembayaran diawal dan dilunasi sisanya setelah bertemu di lokasi.

Untuk melancarkan aksinya, lanjut Juda, EH menggunakan modus operandi dengan mengajak atau menawarkan pasangan suami istri untuk bertukar pasangan. Ini dilakukan melalui media sosial Twitter dengan syarat istri berumur sekitar 22 tahun dan suami berumur sekitar 29 tahun.

"Nah setelah di Twitter, tersangka mengajak bertukar pasangan bersama di sebuah hotel bintang tiga. Yang mengenaskan, istrinya lagi hamil ikut dilibatkan," kata Juda.

Ada beberapa barang bukti yang berhasil diamankan. Di antaranya adalah sembilan pakaian dalam, uang tunai Rp750 ribu, enam lembar buku nikah asli, satu lembar tagihan hotel, dua buah alat kontrasepsi, dan empat telepon genggam.

Atas perbuatannya, EH dijerat Pasal 296 KUHP dan atau pasal 506 KUHP, tentang tindak pidana memudahkan perbuatan cabul dan atau mengambil keuntungan dari pelacuran perempuan dengan ancaman hukuman pidana empat tahun penjara.



(ALB)