Pemprov Minta Warga Pilih Angkutan Online Pasang Stiker Khusus

Amaluddin    •    Rabu, 26 Oct 2016 18:28 WIB
angkutan umum
Pemprov Minta Warga Pilih Angkutan <i>Online</i> Pasang Stiker Khusus
Sejumlah mobil antre mengikuti ujian KIR di Monas, Jakarta, Ant - Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Surabaya: Seluruh angkutan umum berbasis aplikasi yang beroperasi di Jawa Timur harus memasang stiker khusus. Stiker itu menandakan angkutan tersebut layak mengangkut penumpang.

Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub dan LLAJ) Jawa Timur mewajibkan aturan itu mulai awal 2017. Dishub pun meminta warga lebih teliti memilih angkutan umum.

Kepala Dishub dan LLAJ Jatim, Wahid Wahyudi, mengatakan warga lebih mudah mengidentifikasi angkutan dengan stiker di kaca pada depan. Sebab, angkutan berbasis aplikasi merupakan kendaraan pribadi yang berubah menjadi alat transportasi umum.

"Selain itu, kendaraan tersebut harus memenuhi kualifikasi. Di antaranya wajib uji kir, badan usaha, dan sopir harus mengantongi SIM angkutan umum. Bila tidak, maka akan ada sanksi administrasi," kata Wahid di Surabaya, Rabu (26/10/2016).

Wahid mengatakan 20 perusahaan berbadan hukum yang mendaftarkan kendaraannya untuk angkutan berbasis aplikasi alias online. Namun, sebagian besar perusahaan tersebut merupakan taksi umum yang sudah beroperasi di Jatim.

Wahid meminta perusahaan lain segera mendaftar ke Dishub Jatim. Nantinya, angkutan online berstatus sama dengan alat transportasi nontrayek layaknya mobil sewaan. 

"Saat ini kami sedang memproses adanya 250 izin angkutan umum non trayek atau angkutan sewa," tandasnya. 


(RRN)