Risma Menyerukan Persamaan Gender di UN Habitat III

Amaluddin    •    Senin, 17 Oct 2016 14:40 WIB
tri rismaharini
Risma Menyerukan Persamaan Gender di UN Habitat III
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, saat menjadi pembicara di UN Habitat III di Quito, Ekuador. (Foto: Istimewa/Humas Pemkot Surabaya

Metrotvnews.com, Surabaya: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, menyerukan persamaan gender di United Nations Human Settlements Programme (UN Habitat) III di Quito, Ekuador. 

Dalam forum diskusi kategori World Mayor Assembly, Risma menyinggung persamaan gender sebagai salah satu elemen kunci dalam mewujudkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

“Setiap wanita berhak menikmati pendidikan yang layak. Mengekspresikan diri dalam budaya. Serta berpartisipasi aktif dalam hal ekonomi dan politik secara setara dengan kaum pria,” ujar Risma, melalui rilis kepada Metrotvnews.com, Senin (17/10/2016).

Alumnus ITS itu menyebut persamaan gender merupakan fondasi pengembangan kota. Karenanya, Risma mendorong agar lebih banyak perempuan mengikuti pemilihan kepala daerah maupun menduduki posisi dewan perwakilan rakyat.

Pada kesempatan itu, Risma mengapresiasi para kepala daerah wanita yang hadir dari Eropa, Afrika, Amerika, Timur Tengah dan Asia. Para pemimpin wanita, menurut Risma, mampu memberikan contoh positif bagi anak-anak perempuan di seluruh dunia, bahwa mereka semua juga mempunyai hak yang sama untuk berhasil.

Di sisi lain, dia juga berterimakasih kepada para pemimpin pria yang memberikan kesempatan kepada wanita untuk ikut menyerukan persamaan gender.

“Terima kasih atas dukungan anda terhadap perjuangan kami dalam hal persamaan gender,” kata Risma, di hadapan 300 lebih kepala daerah dari seluruh dunia.

Terpisah, Kabag Humas M. Fikser menuturkan, Risma mendapatkan banyak surat permohonan untuk menjadi pembicara dalam acara yang digelar setiap 20 tahun itu.

"Tentu, tidak semua dapat diakomodir karena pertimbangan ketersediaan waktu Bu Wali Kota di sana (Quito),” terangnya.

Bahkan, kata Fikser, sampai saat ini pun masih banyak permohonan menjadi pembicara yang berdatangan sehingga agenda Wali Kota Surabaya terus berubah. Namun, dia memastikan agenda tersebut tak akan melebihi jadwal kepulangan Risma ke Surabaya.


(MEL)