Pascateror Bom, Aktivitas di Rumah Dinas Risma Normal

Amaluddin, Muhammad Khoirur Rosyid    •    Kamis, 20 Oct 2016 09:38 WIB
teror bom
Pascateror Bom, Aktivitas di Rumah Dinas Risma Normal
Polisi menyisir area sekitar rumah dinas Risma di Surabaya, (Foto: MTVN/MK Rosyid)

Metrotvnews.com, Surabaya: Balai Kota dan rumah dinas Wali Kota Surabaya diancam bom oleh seseorang yang mengaku bernama Helmi. Peneror meminta lokalisasi Dolly dibuka kembali.

Teror itu pertama kali diterima penjaga rumah dinas wali kota di Jalan Wali kota Mustajab, Surabaya, sekitar pukul 15.25 WIB, Rabu 19 Oktober 2016. Melalui saluran telepon, peneror itu mengancam jika dalam waktu tiga hari lokalisasi Dolly tidak kembali dibuka, rumah dinas dan balai kota akan diledakkan.

Sementara itu, kabag Humas Pemkot Surabaya, M Fikser, memastikan rumah dinas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini aman. Begitu pun dengan Risma dan kantor balai kota.

"Lokasi rumah dinas Bu Risma dan balai kota clear. Sudah kita sisir sejak sore tadi tidak ditemukan benda mencurigakan," jelas Fikser saat dikonfirmasi.

Meski begitu, Fikser meminta kepolisian tetap berjaga untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan dan mendesak untuk mengusut kasus teror bom ini. 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menjamin, akan menyelidiki teror bom ini, "kami akan menyelidikanya, soal teknisnya nanti ada bagiannya sendiri," kata dia.

Saat ini, aktivitas di sekitar rumah dinas Tri Rismaharini dan Balai Kota normal. Meski begitu, warga tetap diminta untuk waspada. 


(MEL)