Tim Pemenangan Nanda Bakal Ajukan Praperadilan

Daviq Umar Al Faruq    •    Selasa, 27 Mar 2018 20:23 WIB
Korupsi APBD-P Malang
Tim Pemenangan Nanda Bakal Ajukan Praperadilan
Yaqud Ananda Gudban (kiri). Foto: Daviq Umar Al Faruq/Medcom.id

Malang: Tim pemenangan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Malang, Ya'qud Ananda Gudban-Ahmad Wanedi, menyakini Ya'qud Ananda Gubdan tidak terlibat korupsi yang kini diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Juru bicara paslon tersebut Dito Arief mengungkapkan, partai pengusung dan relawan masih solid. 

"Tim menilai masih ada upaya hukum yakni dengan Praperadilan dan opsi itu kita masih matangkan bersama. Mari kita kedepankan asas praduga tidak bersalah," katanya usai rapat di kantor Media Centre Paslon Menawan, Selasa 27 Maret 2018.

Dito mengaku, dugaan suap yang beredar masih belum terbukti sebagai fakta persidangan. Dia menyakini, dugaan suap sengaja digulirkan beberapa oknum untuk mengacaukan Pilkada Kota Malang 2018. 

"Saya menegaskan kembali, jika dugaan suap bukan Rp700 juta, melainkan Rp15 juta. Hal itu masih dugaan saja dan belum terbukti. Karena itu kita menghargai proses hukum yang berjalan," ungkapnya.

Baca: Nanda Jadi Tersangka, Tim Pemenangan Makin Solid

Tim sukses kata dia, masih berkonsolidasi dan mengusut internal dugaan kasus tersebut. Selain itu, imbuh dia, pun masih  berjuang untuk memenangakan pasangan tersebut. 

"Hasil rapat hari ini kita tetap satu tekad, terus berkampanye dan terus berjuang dan ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen, kepercayaan dan perjuangan kami untuk Mbak Nanda," pungkasnya.

Nanda maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang 2018 dan berpasangan dengan Ahmad Wanedi. Pasangan calon nomor urut satu ini didukung oleh koalisi PDIP, PPP, PAN, Hanura, dan NasDem.

Nanda telah diperiksa perdana sebagai tersangka suap pembahasan ABPD Perubahan Kota Malang, Jawa Timur, Tahun Anggaran 2015, di Kantor KPK, Selasa 27 Maret 2018. Selain itu, Wali Kota Malang non aktif Moch Anton pun juga menjalani pemeriksaan serupa dengan Nanda. 


(LDS)