Rumah Wali Kota Nonaktif Malang Digeledah KPK

Daviq Umar Al Faruq    •    Selasa, 20 Mar 2018 15:06 WIB
kasus korupsi
Rumah Wali Kota Nonaktif Malang Digeledah KPK
Suasana rumah Wali Kota Malang nonaktif Moch Anton di Jalan Telaga Indah RT 03 RW 01, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, saat digeledah KPK, Senin, 19 Maret 2018. Baca: Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq

Malang: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah kediaman Wali Kota Malang nonaktif Moch Anton di Jalan Telaga Indah RT 03 RW 01, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa, 20 Maret 2018. Penggeledahan yang dilakukan komisi antirasuah kali ini adalah yang kedua kalinya.

Sebelumnya, KPK menggeledah rumah pribadi Anton pada 10 Agustus 2018. Saat itu, Anton masih menjabat sebagai Wali Kota Malang.

Kali ini, KPK kembali mendatangi rumah Anton dengan membawa tiga mobil sejak pukul 12.30 WIB. Saat penggeledahan berlangsung, rumah dijaga ketat oleh dua petugas polisi di gerbang depan.

(Baca: Saksi Sebut 18 Dewan Tersangka Baru Korupsi APBD-P Malang)

Menurut pengamatan Medcom.id, Ketua RW setempat, Aziz Maulana tampak tiba di depan kediaman Anton sekitar pukul 14.00 WIB. Dia mengaku disuruh seseorang untuk datang ke rumah Anton.

"Saya datang kesini setelah ditelepon seseorang, saya tidak tahu siapa. Saya diminta datang ke rumah Abah (panggilan akrab Anton) untuk menyaksikan sesuatu," katanya saat dikonfirmasi awak media.

Aziz mengungkapkan tidak mendapatkan pemberitahuan sebelumnya apabila KPK ingin menggeledah rumah Anton. "Harusnya ada pemberitahuan dong, dua kali KPK kesini tidak ada pemberitahuan," jelasnya.

(Baca: KPK Periksa Anggota DPRD Malang Hingga Jumat)

Aziz mengeluhkan sikap KPK yang tidak memberitahu aparat desa setempat. Pasalnya, penggeledahan ini dilakukan di dalam rumah tokoh masyarakat sekitar.

"Harusnya ada kulo nuwun (permisi). Takutnya ada warga yang protes karena ada tokoh yang diperlakukan semena-mena," keluhnya.

Usai menjawab pertanyaan awak media, Aziz pun kemudian masuk ke dalam rumah Anton. Tak beberapa lama dua mobil KPK masuk ke dalam rumah. Penggeledahan masih berlangsung hingga pukul 15.00 WIB.

(Baca: Enam Petinggi DPRD Malang Ditetapkan Tersangka Korupsi)


(SUR)