PLN Benahi Listrik di Desa Terdampak Puting Beliung

Syaikhul Hadi    •    Sabtu, 25 Nov 2017 15:54 WIB
puting beliung
PLN Benahi Listrik di Desa Terdampak Puting Beliung
Suasana Desa Tambak Rejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur saat malam hari -- MTVN/Syaikhul Hadi

Sidoarjo: Petugas PLN Surabaya memperbaiki listrik di desa terdampak puting beliung. Sejak puting beliung menerjang Sidoarjo, banyak tiang listrik yang terempas, kabel putus, dan aliran listrik terganggu.

"Kami coba memperbaiki. Meski belum semuanya, minimal ada yang sudah bisa nyala," kata Mulyadi, petugas PLN, di lokasi, Jumat, 24 November 2017.

Dari tiga desa yang terdampak puting beliung, hanya listrik di Desa Tambak Rejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo yang terganggu. "Masih beberapa persen saja yang bisa nyala," tambah Mulyadi.

(Baca: Perbaikan Dampak Puting Beliung Sidoarjo Dianggarkan Rp6 Miliar)

Syahrul, warga Tambak Rejo, mengaku memanfaatkan lampu minyak untuk penerangan rumahnya. Penerangan yang seadanya itu cukup mengganggu aktifitasnya dan keluarga.

Senada, Sumarni, warga Tambakrejo, mengatakan penerangan di pengungsian hanya menyala dengan bantuan genset. Itu pun sering mati.

"Justru yang menjadi masalah adalah air bersih dan toilet, karena di sini terbatas," ujar Marni.

(Baca: Korban Puting Beliung Keluhkan Minim Kamar Mandi di Pengungsian)

Hingga saat ini, ada 50 warga yang masih bertahan di pengungsian. Mereka akan berada di pengusian hingga rumah mereka yang roboh akibat puting beliung kembali dibangun.

"Terpaksa bertahan di sini sampai selesai, karena rumah sudah hancur. Banyak bangunannya roboh," pungkas Sumarmi.

Angin puting beliung menerjang ratusan rumah di Sidoarjo pada Rabu, 22 November 2017. Kondisi itu terjadi di tiga desa yaitu Tambak Sawah, Tambak Rejo, dan Tambak Sumur.


(NIN)