Khofifah Masih Butuh Waktu Munculkan Calon Pendampingnya

Rahmatullah    •    Senin, 20 Nov 2017 09:55 WIB
pilgub jatim 2018
Khofifah Masih Butuh Waktu Munculkan Calon Pendampingnya
Khofifah di Sumenep, Minggu malam, 20 November 2017, MTVN - Rahmatullah

Sumenep: Khofifah Indar Parawansa masih enggan membocorkan calon pendampingnya di Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018. Alasannya ia masih harus membutuhkan waktu berkomunikasi dengan partai pengusung.

Khofifah mengaku masih mengomunikasikan dua nama calon pendamping. Namun ia tak bisa menyebutkan nama-nama calon karena masih bermusyawarah.

"Mudah-mudahan minggu depan selesai. Komunikasi ini butuh waktu," kata Khofifah usai mengisi ceramah agama Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Miftahul Huda Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng, Sumenep Jawa Timur, Minggu malam, 19 November 2017.

Menteri Sosial RI itu juga masih enggan buka suara lebih condong kepada siapa di antara dua nama yang digodok. Dia meminta publik untuk bersabar menunggu. Setelah disepakati siapa calon wakilnya tersebut, dia mengaku akan memikirkan teknis deklarasi.

Sementara Pengasuh Ponpes Miftahul Huda Kiai Ahsan Mas'udi, menegaskan masyarakat di wilayahnya antusias saat mendengar Khofifah bakal kembali bertarung di gelanggang politik Pilgub. Masyarakat disebut akan senang berupaya untuk memenangkan Khofifah. Hal itu dia anggap wajar, karena Khofifah dianggap memiliki kemampuan memimpin lebih baik ketimbang sosok lain.

"Apalagi beliau istikamah dalam garis perjuangannya. Itulah yang menyebabkan warga tetap punya niat untuk mendukung Khofifah," katanya.

Ahsan menegaskan pentolan-pentolan Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep saat ini juga mendorong Khofifah mengisi tampuk kepemimpinan Jawa Timur periode berikutnya, meski secara struktural NU tetap netral. Hal itu dianggap menjadi kekuatan tersendiri untuk mendongkrak suara Khofifah nanti.

Dengan dukungan para kiai itu, dia yakin warga Sumenep juga sepenuhnya mendukung Khofifah. Karena biasanya ketika pimpinan NU sudah memantapkan hati untuk mendukung satu calon, maka warganya pun akan mengikuti jejaknya.

"Insya Allah Sumenep menjadi basis (lumbung suara Khofifah)," ungkapnya.

Selebihnya, dia mengaku akan terus menyosialisasikan nama Khofifah kepada masyarakat, termasuk di antaranya dengan menggelar kegiatan nonformal, sehingga keinginan menjadikan Khofifah sebagai gubernur Jawa Timur tercapai.


(RRN)