KPK Segel Ruang Kadis Kesehatan Kabupaten Jombang

Antara, Nurul Hidayah    •    Minggu, 04 Feb 2018 10:10 WIB
korupsi operasi tangkap tanganott
KPK Segel Ruang Kadis Kesehatan Kabupaten Jombang
Segel yang terpasang di ruangan kepala dinas kesehatan.

Jombang: Ruang Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyegelan diduga terkait dengan penangkapan Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko oleh lembaga anti rasuah tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, penyegelan kantor yang berada di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang itu dilakukan sejak sabtu, 3 Februari 2018 malam.

"Tadi malam dari KPK datang, masuk ke ruangan dan langsung menyegelnya. Kunci ruangan juga diminta," kata Maidi, salah seorang petugas keamanan di dinas kesehatan tersebut, Minggu, 4 Februari 2018.

Ia mengaku belum mengetahui dengan persis berkas apa saja yang dibawa oleh KPK, sebab dirinya tidak sedang bertugas. Ia mendapatkan giliran jaga pagi ini, sehingga datang ke dinas kesehatan juga pagi.

Namun, ia mengatakan sekitar jam 10.00 WIB hari ini, ada sejumlah orang yang mengaku dari KPK juga datang membawa surat penyerahan kunci. Surat itu dibuat dengan tulisan tangan sebagai tanda resmi penyerahan.

Dirinya juga tidak mengetahui sampai kapan ruangan itu akan disegel. Ia tidak berani membuka, sebab perkaranya masih ditangani oleh KPK. Selain itu, di dinas kesehatan juga tidak ada penjagaan resmi dari polisi.

"Kalau hingga sekarang ini suasana juga sepi, tidak ada penjagaan khusus dari polisi. Hanya ada petugas keamanan dinas kesehatan saja yang berjaga," kata dia.

Selain Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, ruangan pejabat di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jombang, serta ruangan Bupati Jombang Nyono Suharli juga disegel oleh Tim Penyidik KPK.

Namun, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jombang, dikunci pintu pagarnya, sehingga wartawan juga tidak bisa masuk. Dinas itu juga tidak terlihat ada penjaga yang bertugas.

Sedangkan di ruangan Bupati Jombang, pintu masuk ke ruangan juga disegel. Ada penjaga, namun mereka enggan untuk dimintai konfirmasi dan hanya menegaskan menjalankan tugas berjaga saja.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo membenarkan pihaknya menangkap tangan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko. Dia diduga ikut terlibat dalam praktik rasuah.

Namun, pucuk pimpinan lembaga Antikorupsi itu masih irit bicara soal detail kasus yang menyeret ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jatim tersebut. Menurutnya, rincian kasus akan dibeberkan dalam konferensi pers besok.

"Tunggu konpers besok (Minggu, 4 Januari) kata Agus, kemarin.


(ALB)