PT Garam bakal Bangun Dua Pabrik Pengolahan di Jatim

Amaluddin    •    Kamis, 02 Nov 2017 19:21 WIB
produksi garam
PT Garam bakal Bangun Dua Pabrik Pengolahan di Jatim
Direktur Utama PT Garam, Budi Sasongko. (MTVN/Amal).

Metrotvnews.com, Surabaya: PT Garam (Persero) akan membangun dua pabrik pengolahan garam di dua daerah di Jawa Timur pada tahun 2018 dan 2019. Dua pabrik itu diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah garam.

"Dengan adanya dua pabrik itu, saya yakin pengolahan garam bakal meningkat," kata Direktur Utama PT Garam, Budi Sasongko, di sela acara HUT ke-72 perseroan di Surabaya, Kamis, 2 November 2017.

Budi mengatakan, pabrik pengolahan garam yang pertama akan dibangun di kawasan pabrik yang sudah berdiri, yakni di kawasan Segoromadu, Kabupaten Gresik, Jatim. Rencananya, revitalisasi dan pendirian unit pengolahan dimulai pada 2018 dengan kapasitas produksi mencapai 5 ton per jam.

"Nilai investasinya mencapai sekitar Rp14 miliar," ujar Budi.

Sedangkan pabrik kedua, lanjut Budi, akan dibangun pada 2019 di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sumenep, Madura. Dengan kapasitas produksi 10 ton per jam, diharapkan pabrik kedua ini mampu menambah kontribusi garam sebesar 60 ribu ton setahun.

"Nilai investasi perseroan sekitar Rp63 miliar. Kalau hasil dari dua pabrik itu digabung, paling tidak pada tahun 2020 produksi kami bisa bertambah sekitar 100 -120 ribu ton per tahun," katanya.

Budi menganggap penting untuk membangun pabrik off farm (pengolahan hasil panen) yang mengolah dari garam bahan baku agar ada added value (nilai tambah). Dengan adanya pabrik itu, Budi optimistis produksi garam bakal meningkat.

Selain pembangunan pabrik pengolahan, Budi mengaku juga akan melakukan revitalisasi lahan penggaraman yang dimiliki. Saat ini, lanjut Budi, pihaknya sedang mempersiapkan revitalisasi lahan yang ada di Madura seluas 5.000 hektare. "Kami sedang mengkaji lahan yang layak dan secara korporasi merevitalisasi dengan skema B to B (Business-to-Business)," katanya.



(ALB)