Pengadilan Agama Sidoarjo Kewalahan Layani Pengajuan Cerai

Syaikhul Hadi    •    Jumat, 04 May 2018 12:58 WIB
perceraian
Pengadilan Agama Sidoarjo Kewalahan Layani Pengajuan Cerai
Kantor Pengadilan Agama Sidoarjo, Kamis 3 Mei 2018, Medcom.id - Hadi

Sidoarjo: Pengadilan Negeri Agama Sidoarjo, Jawa Timur, menerima 1.928 pengajuan perkara perceraian dalam empat bulan pertama di 2018. Petugas pengadilan mengaku kewalahan melayani pengajuan.
 
Humas Pengadilan Agama Kabupaten Sidoarjo, Arief, mengaku jumlah petugas hanya 20 orang. Sementara jumlah hakim yang memimpin sidang hanya 11 orang.
 
Dalam sehari, pengadilan menerima kisaran 80 berkas pengajuan. Satu berkas memakan waktu kurang lebih 3-4 minggu mulai dari pengajuan hingga putusan cerai.
 
"Sebagian besar alasan cerai yaitu Ekonomi, dan pihak ketiga," kata Arief di ruang kerjanya, Kamis, 3 Mei 2018.
 
Arief mengatakan bekerja sama dengan Pemkab Sidoarjo untuk memberikan penyuluhan hukum tentang Undang Undang Perkawinan. Tujuannya menekan angka perceraian di Sidoarjo. Tapi, ungkap Arief, usaha itu tak efektif.
 
Pengadilan juga meluncurkan program baru 'Sidang Keliling' untuk memutuskan perkara cerai di luar pengadilan. "Namun itu juga tak mengurangi angka perceraian. Setelah dua pekan berjalan, baru 21 perkara yang disidangkan. Dan baru 11 perkara yang sudah diputuskan," ujar Arief.
 
Berikut data pengajuan dan putusan cerai di Pengadilan Agama (PA) Sidoarjo:
Januari
PA menerima 644 pengajuan
Yang diputuskan cerai sebanyak 462 perkara
 
Februari
PA menerima 376 pengajuan
Yang diputuskan cerai sebanyak 441 perkara
 
Maret
PA menerima 428 pengajuan
Yang diputuskan cerai sebanyak 245 perkara
 
April
PA menerima 480 pengajuan
Yang diputuskan cerai sebanyak 380 perkara
 


(RRN)