Kepulangan Empat Anggota Jemaah Kloter 30 Asal Jatim Tertunda

Amaluddin    •    Kamis, 06 Sep 2018 12:14 WIB
Haji 2018
Kepulangan Empat Anggota Jemaah Kloter 30 Asal Jatim Tertunda
Ilustrasi kepulangan jemaah haji. Media Indonesia Koresponden/ Widjajadi.

Surabaya: Empat anggota jemaah haji asal Jawa Timur terunda kepulangannya ke Indonesia. Penundaan dilakukan lantaran empat orang tersebut menderita sakit, sehingga harus menjalani perawatan medis di Tanah Suci.

"Hingga kloter ke-30 ini, ada empat jemaah belum bisa pulang ke Indonesia, karena harus dirawat intensif di RS Arab Saudi," kata Sekretaris PPIH Debarkasi Surabaya, Jamal, saat dikonfirmasi, Kamis, 6 September 2018.

Jamal menambahkan, untuk biaya perawatan jemaah haji yang sakit itu seluruhnya ditanggung oleh pemerintah Arab Saudi. Jika jemaah sudah sembuh, mereka akan diikutkan dengan kloter lain yang masih terdapat seat kosong.

Namun, lanjut Jamal, apabila sampai proses pemulangan telah selesai dan jemaah haji masih dinyatakan belum layak terbang, maka panitia akan menunggu sampai sehat dan mendampingi hingga kepulangannya ke daerah asal.

"Yang jelas, proses pemulangannya akan didampingi PPIH sampai daerah asal yang bersangkutan. Termasuk biaya pesawat ditanggung panitia," jelas Jamal.

Berikut daftar jamaah haji yang tertunda kepulangannya ke tanah air:

1. Musinah Abdul Shomad (50 tahun) kloter 10 asal Kabupaten Sumenep di RSAS Al Noor karena sakit jantung dan diabetes.

2. Ahyar Abdullah Mustakim (70 tahun) kloter 16 asal Kabupaten Sampang di RSAS karena suspect acs + past CVA.

3. Nur Wachid Nasiman (71 tahun) kloter 24 asal Kabupaten Malang di RSAS King Faisal karena operasi usus buntu.

4. Siti Rahma Asmuyat Asyari (75 tahun) kloter 30 asal Kota Probolinggo di RSAS King Faisal karena penyakit paru paru dan komplikasi.


(DEN)