Truk Nekat Masuk Jombang akan 'Dipaksa' Parkir

Nurul Hidayat    •    Jumat, 16 Jun 2017 19:13 WIB
lalu lintas
Truk Nekat Masuk Jombang akan 'Dipaksa' Parkir
Lalu lintas di jalur nasional Surabaya - Madiun, MTVN - Nurul Hidayat

Metrotvnews.com, Jombang: Polres Jombang, Jawa Timur, akan menindak tegas truk yang nekat melanggar aturan di tujuh hari menjelang Idulfitri (H-7). Yaitu, memaksa sopir truk parkir di area tertentu.

Kepala Satlantas Polres Jombang AKP Inggal Widya Perdana mengatakan pemerintah melarang truk masuk kota sejak H-7 hingga tujuh hari setelah Idulfitri atau H+7. Itu bertujuan memperlancar lalu lintas di dalam kota.

Inggal mengatakan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Jombang terkait larangan tersebut. Lantaran itu Polres dan Dishub menyediakan sanksi untuk menindak pelanggar.

"Kami akan tindak dengan pemberian surat tilang. Kendaraannya kan kami parkirkan paksa di kantong parkir," kata Inggal di Jombang, Jumat 16 Juni 2017.

Inggal menyebutkan sejumlah kantong parkir berlokasi di SPBU di sepanjang jalan nasional Surabaya-Madiun dan Terminal Kargo Tunggorono.

Baca: H-7, Truk Bahan Bangunan Dilarang Masuk Jombang

"Sopir boleh kembali berkendara setelah larangan berakhir," lanjut Inggal.

Sebelumnya, Kepala Dishub Imam Sudjianto mengatakan kendaraan yang memuat bahan bangunan dilarang masuk area Jombang. Itu berlaku mulai tujuh hari jelang (H-7) hingga (H+7) setelah lebaran.  

Sedangkan truk gandeng dan kontainer dilarang masuk wilayah Jombang mulai H-4 hingga H+4. "Itu sudah sesuai dengan surat edaran dari Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI," kata Imam di Jombang, Jumat 16 Juni 2017.


(RRN)