Tak dapat Siswa, 2 SDN Kabupaten Malang Dibubarkan

Aditya Mahatva Yodha    •    Kamis, 20 Jul 2017 13:33 WIB
pendidikan
Tak dapat Siswa, 2 SDN Kabupaten Malang Dibubarkan
Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Slamet Suyono. MTVN/Aditya Mahatva Yodha--

Metrotvnews.com, Malang: Sepinya peminat siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kabupaten Malang, berdampak serius. Akibatnya 2 SDN terpaksa dibubarkan. Dan 9 SD digabung.

Dua SDN yang dibubarkan adalah SDN Kalirejo 01 dan SDN Tempursari 01. Kemudian, sembilan SDN yang dimerger, yakni SDN Sedayu 02, SDN Turen 06, SDN Talangsuko 06, SDN Sidorahayu 04, SDN Bedalisodo 02, SDN Bantur 05, SDN Senggreng 06, dan SDN Ngingit 02, SDN Tawang Argo 03.

Kepala Bidang (Kabid) SD Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Slamet Suyono mengatakan, pembubaran dua SDN tersebut karena sudah tidak ada lagi siswa yang mendaftar di sekolah tersebut. Sedangkan, sembilan sekolah yang mengalami penggabungan dilakukan karena jumlah siswa tak memenuhi standar kuota minimal.

”SD bisa dimerger kalau siswanya dalam 1 sekolah kurang dari 60 orang,” kata Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Malang,  Slamet Suyono di Kantor Dinas Pendidikan, Jalan Raya Panarukan, Kamis 20 Juli 2017.

Slamet mengatakan, SDN yang mengalami merger kebanyakan berada di daerah pinggiran dengan jumlah siswa yang tidak memenuhi pagu. Minimal 60 siswa dalam satu sekolah untuk tingkat SD.

Selain keberadaan sekolah yang berada di daerah terpencil dan jauh dari peminat, persaingan dengan sekolah swasta juga dianggap sebagai salah satu pemicu SDN tersebut tak bisa beroperasi. Sekarang banyak SD swasta yang mengalami peningkatan jumlah pendaftar.

”Kalau dibandingkan dengan SD negeri, bisa 2 sampai 3 kali lipat lebih banyak para pendaftar di swasta,” terang Slamet.

Di Kabupaten Malang, saat ini terdapat 1.100 SDN dan 67 SD swasta. 20 persen di antaranya masih kekurangan jumlah siswa baru. "Sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat, idealnya satu kelas diisi oleh maksimal 32 siswa," kata Kabid SD tersebut.

Dari data Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, kini total terdapat 183 ribu siswa SD mulai dari kelas I–VI dengan jumlah kelulusan tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 30.195 anak.

”Jadi, yang masuk seharusnya juga sama dengan jumlah lulusan  tersebut sebanyak 30.195 anak,” ujarnya.


(ALB)