Bupati Banyuwangi Bisa Jadi Cagub Alternatif

Amaluddin    •    Kamis, 20 Jul 2017 18:32 WIB
pilgub jatim 2018
Bupati Banyuwangi Bisa Jadi Cagub Alternatif
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas --MTVN--

Metrotvnews.com, Surabaya: Abdullah Azwar Anas bisa menjadi calon alternatif di Pilgub Jawa Timur 2018. Sebab, elektabilitas dan popularitas Bupati Banyuwangi itu trennya sebagai calon wakil gubernur (Cawagub) terus naik di banding tokoh-tokoh lainnya.

"Popularitas dan elektabilitas Anas sebagai Cawagub terus naik, bahkan hampir merata di 38 kabupaten/kota di Jatim, berbeda dengan tokoh-tokoh lainnya," kata CEO The Initiative Institute, Airlangga Pribadi, saat rilis hasil survei di salah satu rumah makan di Jalan Bangka, Surabaya, Kamis, 20 Juli 2017.

Pada April lalu, tingkat popularitas dan eletabilitas Anas sebagai cawagub sebesar 8,8 persen. Angka itu terus naik menjadi 14,80 persen pada Juni 2017. Sementara cawagub lainnya naik tidak signifikan, misalnya popularitas Hasan Aminuddin pada April sebesar 5,2 persen naik 9,00 persen pada Juni 2017.

Lain halnya dengan Abdul Halim Iskandar cendrung menurun, pada April lalu sebesar 14,6 persen menurun menjadi 10,40 persen pada Juni 2017. Kemudian Said Abdullah yang semula 11,6 persen menurun menjadi 1,40 persen pada Juni 2017. 

"Kalau terus dipoles, maka tren Anas sebagai cawagub bisa terus meningkat. Bahkan trennya bisa berubah menjadi cagub," kata Angga, sapaan akrabnya.

Menurut Angga, Anas bisa menjadi cagub alternatif jika calon hanya ada dua cagub, yakni Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dan Khofifah Indar Parawansa. Angga memprediksi peluang  munculnya calon alternatif di Pilgub Jatim sangat besar.

"Ini menjadi PR Anas untuk terus menggenjot elektabilitas dan popularitasnya. Anas harus sudah memulai memunculkan dirinya ke publik. Anas juga sudah punya modal sosial seperti capaian kinerjanya, ini yang harus dikomunikasikan ke masyarakat bawah," ujarnya.

Survei The Initiative Institute ini diselenggarakan pada 15-30 Juni 2017 meliputi 38 kabupaten/Kota di Jawa Timur dengan metode multistage random sampling. Dengan mengambil 1.140 responden di 38 Kabupaten/Kota di Jatim, dengan margin of error 3,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.



(ALB)