Puluhan Kapal Lego Jangkar di Gresik

Faishol Taselan    •    Kamis, 03 Jan 2019 16:33 WIB
cuaca buruk
Puluhan Kapal Lego Jangkar di Gresik
ilustrasi Medcom.id

Gresik: Puluhan kapal tujuan Sumatra, Sulawesi, dan NTT, hingga kini masih belum diizinkan berlayar. Kapal masih lego jangkar di pelabuhan Pelabuhan Rakyat Gresik, Jawa Timur, Kamis, 3 Januari 2019. 

"Total ada 50 kapal layar motor yang terdampar di Pelabuhan Rakyat Gresik. Sangat riskan bila diperbolehkan berangkat sebab gelombang masih sangat tinggi," kata Kasi KBPP KSOP Gresik, Ferry Anggoro Hendianto di Gresik, Kamis, 3 Januari 2019.

Setelah 5 hari penyebrangan antar pulau di Pelabuhan Gresik ditutup, kemarin penyebrangan antar pulau itu kembali di buka. Syahbandar Gresik memberangkatkan 2 kapal cepat untuk mengangkut calon penumpang yang sempat menumpuk di Gresik.

Ferry Anggoro Hendianto menjelaskan, karena cuaca laut mulai bersahabat dengan ketinggian gelombang laut di perairan Gresik dan Bawean di bawah 2 meter, sehingga Syahbnadar Gresik mengizinkan kapal berangkat.

Dua kapal yang diberangkatkan Kapal Bahari Ekspres mengangkut 336 penumpang, sementara Kapal Natuna Ekpres mengangkut 250 penumpang. 

Selain barang bawaan penumpang, juga ada barang barang sejenis sembako yang diangkut karena stok sembako di Bawean sempat menipis, akibat tidak adanya kapal berangkat selama 5 hari dampak gelombang tinggi.

"Dua kapal cepat untuk beroperasi mengangkut penumpang dari Gresik menuju Bawean atapun sebaliknya. Karena calon penumpang membeludak, sehingga syabandar memberangkatkan 2 kapal yang biasanya sehari hanya satu kapal," kata Ferry.


(ALB)