DPRD Sumenep Tunggak Pembahasan 10 Raperda

Rahmatullah    •    Kamis, 22 Mar 2018 15:25 WIB
dprd
DPRD Sumenep Tunggak Pembahasan 10 Raperda
Aksi mahasiswa berdemonstrasi di depan Kantor DPRD Sumenep, Kamis, 22 Maret 2018, Medcom.id - Rahmat

Sumenep: Sejumlah aktivis Forum Komunikasi Mahasiswa Sumenep (FKMS), Jawa Timur, menggelar demonstrasi di kantor DPRD setempat, Senin, 22 Maret 2018. Mereka menyoroti kinerja anggota dewan yang dinilai masih lemah. Mahasiswa mengungkapkan DPRD masih menunggak pembahasan 10 rancangan peraturan daerah (Raperda).

Dalam aksi ini, mereka membawa spanduk bertulis ‘Raperda Tidak Selesai, DPRD Sumenep Gagal’. Mereka juga membentangkan sejumlah poster bertulis kecaman terhadap anggota dewan.

“10 Raperda sisa 2017 lalu hingga kini belum diselesaikan,” kata koordinator aksi, Sutrisno.

Menurut Tris, tahun lalu dewan menyiapkan 14 Raperda untuk dibahas. Tapi hingga akhir tahun anggaran, baru 4 raperda yang dibahas dan disahkan. Menurut dia, itu bukti nyata bahwa kinerja anggota dewan sangat lembah, karena lebih separuh Raperda yang tidak dibahas.

Selain itu, kata dia, persoalan di masyarakat juga masih menumpuk, salah satu yang disebut adalah kemiskinan. Sebagai anggota dewan, katanya, mestinya menyikapi persoalan tersebut dengan sigap, sehingga persoalan tersebut segera teratasi.

“Anggota dewan jangan melempem,” tegas Tris.

Sayang sekali, mereka tidak ditemui satu anggota dewan pun, sebab bertepatan dengan masa reses. Meski sudah mengetahui hal itu, mahasiswa tetap bertahan di depan gendung dewan. Mereka mendirikan tenda untuk beranaung dari sengat sinar matahari.

“Kami akan menunggu di sini. Kami ingin berdialog langsung dengan mereka. Kami akan bertahan hingga malam hari,” ujar mahasiswa lain, Junaidi.


(RRN)