Tersangka Penabrak Belasan Pengendara di Surabaya Diduga Dibawa Kabur Keluarga

Antara    •    Kamis, 25 Jan 2018 12:22 WIB
kecelakaan lalu lintas
Tersangka Penabrak Belasan Pengendara di Surabaya Diduga Dibawa Kabur Keluarga
ilustrasi. Medcom.id

Surabaya: Pengemudi mobil Grand Livina berpelat L 1765 W, Sanusi, yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kecelakaan karena menabrak belasan pengendara roda dua dan empat di Jalan Wiyung Surabaya, diduga dibawa kabur keluarganya.

Kapolsek Wiyung, Kompol M. Rasyad mengatakan, Sanusi sejak kejadian pada Senin 22 Januari petang, kondisinya kritis. "Karena dihajar massa atas terjadinya kecelakaan itu," kata Rasyad.

Ia menerangkan setelah kecelakaan tersebut, Sanusi dilarikan ke Rumah Sakit Wijaya yang letaknya terdekat dengan lokasi kecelakaan. "Tapi berhubung kondisinya sudah kritis, Rumah Sakit Wijaya menolaknya dan akhirnya diterima oleh Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada, milik Pemerintah Kota Surabaya," ujar Rasyad.

Dia mengatakan, pengemudi berusia 33 tahun, warga Jalan Kedinding Lor Gang Palem I, Kenjeran, Surabaya itu, dijerat dengan banyak pasal. Selain dinyatakan sebagai orang yang bertanggung jawab atas terjadinya kecelakaan yang menimbulkan belasan korban pengendara luka-luka, polisi saat menggeledah mobilnya juga menemukan senjata tajam, benda berwujud kristal yang diduga narkoba sebanyak satu klip, serta minuman beralkohol satu jeriken.

"Peristiwa pengeroyokannya itu sendiri juga sedang kami usut," katanya.

Polisi hingga Rabu malam ini sedang mengumpulkan keterangan dari pihak Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada Surabaya terkait dengan dugaan yang bersangkutan dibawa kabur oleh pihak keluarganya.

"Kami tanyakan, kalau memang dipindah ke rumah sakit lain, rumah sakit yang mana, karena kondisinya memang kritis," ucapnya. 

Rasyad menambahkan selain Sanusi, di dalam mobil saat terjadinya kecelakaan itu juga terdapat seorang rekannya, Davir, warga Blega, Bangkalan, Jawa Timur. Dia memastikan pemuda berusia 29 tahun itu, sejak peristiwa kecelakaan sudah diamankan di Polsek Wiyung Surabaya.

"Jadi kalau memang benar Sanusi dibawa kabur oleh keluarganya, kami tinggal menginterogasi rekannya ini. Selain itu kami juga sudah kantongi alamat keluarganya," katanya.
 


(ALB)