Korban Bencana di Garut dan Sumedang akan Direlokasi

Riyan Ferdianto    •    Jumat, 23 Sep 2016 17:53 WIB
banjir bandang garut
Korban Bencana di Garut dan Sumedang akan Direlokasi
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat peluncuran e-Warong - MTVN/Riyan Ferdianto

Metrotvnews.com, Kediri: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyebut, korban yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Garut dan longsor di Sumedang, Jawa Barat akan direlokasi ke tempat lebih aman. Korban sudah setuju untuk direlokasi. 

"Saya tanya warga terdampak, apakah ingin tetap tinggal di situ atau dipindah ke lokasi yang aman. Semua bilang mau lokasi yang aman," ujar Khofifah usai acara peresmian e-Warong di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat (23/9/2016)

Khofifah menuturkan, ada 382 rumah yang rusak akibat banjir bandang di Garut. Sementara di Sumedang, empat rumah rusak. 

Pemerintah setempat, kata Khofifah, menyiapkan 188 rumah untuk warga yang terkena longsor. "Walaupun hanya empat rumah yang tertimbun di Sumedang, tapi penanganannya sama dengan yang di Garut," beber dia. 

Dia mengaku juga sudah berkomunikasi dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan soal warga yang terdampak. Khofifah menyampaikan pada dua menteri tersebut untuk merelokasi warga ke tempat yang lebih aman.

"Opsinya akan direlokasikan. Selain itu, juga akan melibatkan pemerintah pusat dan setempat. Pemerintah Daerah Garut dan Sumedang menyiapkan lahannya. Kementerian PU-Pera siapkan huniannya. Isi dari rumah dari Kemensos," kata Khofifah.


(REN)