Makam Korban Lumpur Lapindo akan Direvitalisasi

Heri Susetyo    •    Rabu, 13 Sep 2017 13:27 WIB
lumpur lapindo
Makam Korban Lumpur Lapindo akan Direvitalisasi
Warga korban lumpur Lapindo memanjatkan doa untuk keluarga mereka yang telah wafat, di tanggul titik 42 Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Foto: ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) akan merevitalisasi sejumlah makam korban lumpur Lapindo yang berada di wilayah luar area peta terdampak di Kabupaten Sidoarjo. Anggaran miliaran rupiah sudah disiapkan untuk pelaksanaan revitalisasi sejumlah makam tersebut.

Revitalisasi makam korban lumpur di luar area terdampak ini salah satunya akan dilakukan di makam Desa Besuki, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Tim PPLS sudah mendatangi makam tersebut dan pelaksanaan revitalisasikan dimulai pada awal Oktober mandatang.

PPLS mengangarkan revitalisasi makam korban lumpurbervariasi mengingat kondisi makam ada di dalam tanggul dan dan di luar tanggul lumpur. Di Desa Besuki ada dua makam di dalam tanggul sudah dianggarkan sebesar Rp1,2 miliar. Sementara 2 makam di luar tanggul sudah dianggarkan sebesar Rp372 juta.

Dalam revitalisasi ini ke empat makam di Desa Besuki akanditinggikan, dipasang paving, tembok pembatas, patok makam dan pembangunan gapuramakam. Untuk 2 makam di dalam tanggul lumpur akan dilakukan peninggian hingga 3meter dan 2 makam di luar tanggul dilakukan peninggian 50 centimeter.

"Bulan depan sudah kita mulai pelaksanaannya," kata Staf Sosial PPLS Untung Parminto, Rabu 13 September 2017.

Tak hanya di Desa Besuki, revitalisasi makam korban lumpur juga dilakukan di empat desa lain. Totalnya ada 7 makam direvitalisasi. Di antaranya di Desa Mindi, Kebonsari, Jatirejo dan Desa Besuki.

Pihak desa menyambut baik dengan adanya revitalisasi pembangunan makam korban lumpur yang selama ini kondisinya sudah sangat memperhatinkan. Sebab, meskipun hampir semua warga korban lumpur sudah meninggalkan desanya, namun mereka tetap melakukan tradisi ziarah kubur ke makam-makam leluhur ini.

"Kita dulu rencana mau memperbaiki bagian depan makamuntuk memudahkan warga yang berziarah. Kalau ternyata aka nada programrevitalisasi, kami warga sangat berterima kasih," kata Pelaksana Tugas Kepala Desa Besuki Jumain.


(ALB)