Jatim Gunakan Perangkat Elektronik untuk Deteksi Longsor

Amaluddin    •    Rabu, 21 Sep 2016 18:13 WIB
longsor
Jatim Gunakan Perangkat Elektronik untuk Deteksi Longsor
Ilustrasi longsor, Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Surabaya: Kondisi geografi Jawa Timur menjadikan wilayah provinsi itu rawan terjadi bencana longsor. BPBD Jatim pun memasang alat pendeteksi dini atau ekstensometer untuk mengantisipasi dampak paling buruk akibat longsor.

Kepala BPBD Jatim Sudharmawan mengatakan pemasangan ekstensometer dilakukan secara bertahap sejak 2012. Alarm pada perangkat elektronik akan berbunyi bila tanah bergerak di suatu daerah.

"Saat alat mendeteksi tanah bergerak, sirine berbunyi. Sehingga warga setempat dapat mengetahui lebih dini sebelum longsor terjadi," kata Dharmawan ditemui di Kantor Gubernur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Rabu (21/9/2016).

Perangkat itu, kata Dharmawan, diciptakan peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Alat sensor itu akan mengukur parameter pergeseran tanah, curah hujan, dan sudut kemiringan permukaan tanah.

Di Jatim, ekstensometer dipasang di 22 kabupaten dan kota yang rawan longsor. Misalnya Kabupaten Nganjuk, Pacitan, Bondowoso, dan Kota Batu.

"Selain itu kami juga memasang papan peringatan di titik-titik yang rawan longsor," lanjtu Dharmawan.



(RRN)