Omzet Tinggi, Pedagang Tetap Jualan di Bangunan yang Terbakar

Syaikhul Hadi    •    Jumat, 11 Nov 2016 13:02 WIB
kebakaran pasar
Omzet Tinggi, Pedagang Tetap Jualan di Bangunan yang Terbakar
Lapak pedagang di bawah sisa bangunan yang terbakar. (Metrotvnews.com/Syaikhul Hadi)

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Tingginya omzet di Pasar Porong Baru, membuat para pedagang enggan menunggu lama untuk berjualan. Para korban kebakaran nekat menggelar lapak di bawah kios yang terbakar.

Padahal, pengelola Pasar Porong Baru, Sidoarjo, Jawa Timur telah melarang mereka berdagang di lokasi bekas kebakaran. Pedagang tak hirau. "Bagaimana lagi, untuk kebutuhan hidup," ujar Sariwati, salah satu pedagang asal Japanan, Pasuruan. 

Dia mengaku, mampu mengantongi omzet hingga Rp2,5 juta tiap hari, sebelum pasar terbakar. Namun, kebakaran yang terjadi pada Rabu (9/11/2016) membuatnya harus mengulang kembali dari nol. 

"Dagangan saya habis semua. Hanya sedikit yang tersisa," keluhnya. 

Dia yang hidup sebatang kara  terpaksa membuka lapaknya di bawah bangunan, meski kahwatir bangungn roboh. 

Baca: Pedagang Pasar Porong Baru Nekat Berjualan di Area Bekas Terbakar

"Anak tiga tapi sudah menikah semua. Kalau suami sudah pisah lama," kata Sariwati soal keluarganya.

Dia berharap, pemerintah memberi bantuan modal. Alasannya, dia rugi hingga Rp150 juta akibat kebakaran. 

Koordinator Pasar Porong Baru, Sugiyono tak melarang jika pedagang membuka kembali dagangannya. Tapi dengan catatan pedagang yang kiosnya tak terbakar.

"Kalau kios yang enggak kena kebakaran tidak masalah. Untuk blok yang terkena kebakaran, kami minta jangan ditempati dulu. Karena masih belum dibersihkan," ungkap Sugiyono. 

Baca: Sebelum Terbakar, Perputaran Uang di Pasar Porong Baru Capai Miliaran per Hari

Pihak pasar pun sudah memberi imbauan larangan berdagang. Selebaran ditempel di berbagai sudut bekas lokasi kebakaran. 


(SAN)