Polrestabes Surabaya Gunakan Aplikasi Daring untuk Pengamanan Haji

Amaluddin    •    Kamis, 27 Jul 2017 16:38 WIB
haji 2017
Polrestabes Surabaya Gunakan Aplikasi Daring untuk Pengamanan Haji
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Surabaya: Polrestabes Surabaya menerapkan aplikasi daring untuk pengamanan haji 2017. Tujuannya untuk memudahkan mobilisasi pasukan dalam memberikan pelayanan kepada calon jamaah haji di Embarkasi Surabaya, Jawa Timur.

“Melalui aplikasi ini kami tinggal memantau dari telepon seluler untuk mengetahui posisi anggota yang bertugas di lapangan, kami pantau melalui komputer di Command Center," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol M. Iqbal, di Surabaya, Kamis, 27 Juli 2017.

Menurut Iqbal, aplikasi daring itu telah melalui uji coba internal di Polrestabes Surabaya, saat ini sudah siap diterapkan untuk pengamanan ibadah haji 2017. Kata Iqbal, aplikasi daring ini di bawah kendali Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya AKBP Awan Hariono.

"Maka dengan hadirnya aplikasi daring pengamanan haji 2017 ini, tentu akan semakin memudahkan kami dalam memberikan pelayanan kepada calon jemaah haji di Embarkasi Surabaya,” kata mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.

Sementara AKBP Awan Hariono mengatakan, dalam aplikasi tersebut telah terekam seluruh “ring” pengamanan ibadah haji 2017 Embarkasi Surabaya. Ada empat ring pengamanan ibadah haji di Embarkasi Surabaya, serta 140 anggota polisi yang bertugas di empat ring tersebut, telah terekam peta dan datanya di aplikasi itu.

Ring pertama adalah Gedung Utama Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Ring kedua di sekitar pintu gerbang masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Ring ketiga sekitar luar gedung Asrama Haji Sukolilo dan ring keempat adalah jalur keberangkatan menuju Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo.

“Empat ring tersebut semuanya sudah terekam di dalam aplikasi ini, lengkap dengan database para anggota yang bertugas,” terang polisi dengan dua melati dipundaknya tersebut.

Menurut Awan, hal tersebut dilakukan agar para anggota dapat terdeteksi di komputer, dengan mengaktifkan Global Positioning System (GPS) melalui masing-masing telepon selulernya. “Dengan begitu dapat memudahkan kami memobilisasi anggota dalam melayani calon jamaah haji. Termasuk melalui aplikasi ini pimpinan bisa mengetahui seandainya ada anggota yang tidak sedang berada dalam posisi tugasnya,” jelasnya.


(ALB)