MPR Diminta Mendesak Pemerintah Membahas Revisi UU ASN

Rahmatullah    •    Senin, 18 Sep 2017 17:26 WIB
tenaga honorer
MPR Diminta Mendesak Pemerintah Membahas Revisi UU ASN
Ketua Forum Honorer K2 Sumenep Abd. Rahman -- MTVN/Rahmatullah

Metrotvnews.com, Sumenep: Honorer Kategori 2 (K2) Kabupaten Sumenep meminta MPR mendesak pemerintah segera membahas Revisi Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN). Saat ini, keinginan honorer K2 menjadi ASN terkendala dengan adanya UU ASN.

"Kita tentu berharap, Ketua MPR (Zulkifli Hasan) yang hari ini kebetulan ada di Sumenep mendesak agar undang-undang itu segera direvisi," kata Ketua Forum Honorer K2 Sumenep Abd. Rahman di Sumenep, Jawa Timur, Senin 18 September 2017.

Menurut Rahman, di Sumenep banyak honorer berusia di atas 35 tahun. Pengabdian mereka sebagai honorer selama puluhan tahun, tidak dibarengi dengan kesejahteraan yang sesuai.

Rahman menuturkan, kesejahteraan honorer saat ini sangat minim. Tiap bulan, pegawai honorer hanya mendapat insentif Rp350 ribu.

Pemerintah, lanjut Rahman, seharusnya menaikkan jumlah insentif bagi honorer. Sehingga, honorer tidak kelimpungan memikirkan kesejahteraannya.

Ketua MPR Zulkifli Hasan menanggapi permintaan tersebut mengaku setuju dengan Revisi UU ASN. Jadi, honorer bisa mewujudkan yang diharapkan.

"Nanti kita lihat bagaimana pendapat teman-teman kita di DPR," pungkas Zulkifli.


(NIN)