Jembatan Widang Diduga tidak Dirawat

   •    Selasa, 17 Apr 2018 16:39 WIB
jembatan rubuh
Jembatan Widang Diduga tidak Dirawat
Jembatan Widang di Kabupaten Tuban Jawa Timur ambruk. (Foto: Istimewa)

Jakarta: Ahli Konstruksi Drajat Hudayanto menduga selain masalah pada sambungan, penyebab lain ambruknya Jembatan Widang di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, lantaran pengabaian. Jembatan diduga tidak dirawat.

Menurut Drajat jembatan jenis callender hamilton ini adalah salah satu konstruksi jembatan yang sangat baik. Tragedi Jembatan Widang mungkin bisa diantisipasi jika perawatan dilakukan rutin.

"Kalau dipelihara seharusnya bisa bertahan lama. Tapi ini kan hanya sekitar 35 tahun padahal secara umum masa pakai jembatan itu bisa lebih dari 75 tahun," katanya melalui sambungan telepon dalam Breaking News, Selasa, 17 April 2018.

Drajat menilai perawatan infrastruktur memang masih menjadi hal yang kerap disepelekan oleh pemerintah. Padahal maraknya pembangunan infrastruktur tapi tidak diikuti dengan perawatan secara tepat dapat menimbulkan masalah di kemudian hari.

Anggota Perhimpunan Ahli Konstruksi Indonesia menyebut perawatan infrastruktur seperti jembatan seharusnya dilakukan setiap tahun untuk mengantisipasi hilangnya bagian-bagian penting seperti baut atau komponen lain yang menopang konstruksi jembatan.

"Kebiasaan kita maintenance belum menjadi budaya yang diutamakan. Padahal ini bagian penting yang tidak terpisahkan," ungkap Drajat.

Drajat mengatakan pada dasarnya konstruksi jembatan jenis callender hamilton memiliki konstruksi yang kokoh. Dalam kasus ini bentuk asli Jembatan Widang bisa dipertahankan selama pondasinya masih baik. 

"Saya rasa konstruksi Jembatan Widang masih kokoh tinggal masalah biaya dan estetikanya saja kalau membangun yang baru. Tapi kalau memperbaiki lebih baik sekaligus saja dengan demikian kondisi jembatan bisa cepat puloh dan operasional jembatan bisa dipercepat," pungkasnya.




(MEL)