Banyuwangi Dapat Dana Rp2,3 M untuk Kelola Sampah

Amaluddin    •    Jumat, 30 Mar 2018 00:46 WIB
lingkungan
Banyuwangi Dapat Dana Rp2,3 M untuk Kelola Sampah
Perwakilan Borrealis, Andreas Gemes (baju putih), saat berkunjung ke Banyuwangi, dok foto: Pemkab Banyuwangi

Surabaya: Banyuwangi, Jawa Timur, mendapat kucuran dana sebesar Rp2,3 miliar dari lembaga asal Norwegia. Dana itu untuk mengelola sampah di Banyuwangi.

Lembaga Borrealis, nama institusi asal Norwegia itu. Andreas Gemes, perwakilan Borrealis, mengatakan dana dikucurkan hingga dua tahun. Organisasi nonprofit itu mendukung program Banyuwangi mengelola sampah yang melibatkan badan usaha milik desa (BUMDes) tersebut.

"Kami sangat antusias melaksanakan program ini di Banyuwangi," kata Andreas dalam rilis yang diterima Medcom.id, Kamis, 29 Maret 2018.

Program Director Joi Danielson mengatakan bantuan pendampingan fisik dan nonfisik. Ia menyebutkan salah satu kegiatan kerja sama yaitu investasi peralatan pengelolaan sampah.

"Kami tidak bangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Namun kami investasi peralatan untuk mengakselerasi TPST yang sudah ada. Peralatan itu seperti alat pengolahan sampah, moda pengangkutan sampah, dan conveyor," kata Danielson.

Sementara pendampingan nonfisik misalnya mengubah strategi perilaku masyarakat, pelatihan mengelola sampah, dan membuat hasil pengolahan sampah menjadi bernilai ekonomi.

"Kami juga akan melibatkan aktif Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai pengelola sampah yang bakal didampingi selama dua tahun dengan Rp2,3 miliar per tahun," katanya. 

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengapresiasi dukungan Norwegia untuk pengelolaan sampah di kabupaten tersebut. Ia menilai dukungan itu selaras dengan target Presiden Joko Widodo untuk menurunkan jumlah sampah laut hingga 70 persen pada 2025.

Anas berharap program itu bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sekaligus, lanjutnya, program itu dapat meningkatkan derajat lingkungan Banyuwangi.

“Bahkan bisa menjadi destinasi wisata alternatif ke depan,” ujar Anas.


(RRN)