Anak Terduga Pelaku Peledakan Sempat Selamatkan Dua Adiknya

Syaikhul Hadi    •    Senin, 14 May 2018 07:41 WIB
Teror Bom di Surabaya
Anak Terduga Pelaku Peledakan Sempat Selamatkan Dua Adiknya
Suasana Rusun Wonocolo pascaledakan/Medcom.id/Syaikhul Hadi

Sidoarjo: Ainur Rahman (15), sempat berusaha menyelamatkan dua adiknya dalam insiden ledakan Rusunawa Wonocolo, Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Ainur yang merupakan anak terduga pelaku membawa Faizah Putri,11, dan Garida Huda Akbar,11, ke rumah sakit.

"Anak laki lakinya itu yang selamat dalam kejadian tersebut. Bahkan Ainur Rachman yang juga membawa (menyelamatkan) kedua adiknya ke RS Bhayangkara Polda Jatim," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, Senin dini hari, 14 Mei 2018.

Baca: Pemilik Unit Rusun Sumber Ledakan Ditembak Mati

Frans menjelaskan, sang ayah, Anton Febrianto, masih bertahan meski berlumuran darah. Namun, ibundanya, Puspita sari dan kakaknya, Aulita Rachman. meninggal di tempat akibat ledakan.

Ainur menjadi satu-satunya yang selamat dalam peristiwa itu. Polisi masih mendalami motif di balik ledakan.

"Dan kami sampai saat ini masih melakukan pengembangan terkait insiden ledakan yang menimpa satu keluarga tersebut," tegas Frans.

Baca: Identitas Penghuni Unit Rusun Sumber Ledakan di Sidoarjo

Anton diduga sengaja meledakkan bom di rusun yang ia tempati. Saat menjinakkan bom, Tim Gegana sempat melihat Anton masih memegang pemicu ledakan. Petugas kemudian melumpuhkan pelaku dengan beberapa tembakan.

Suara tembakan memang sempat terdengar dari Blok B Rusunawa Wonocolo. Hingga saat ini, polisi masih menjaga ketat lokasi.

Ribuan penghuni rusun belum bisa kembali ke hunian mereka. Tempat itu dinilai masih mengancam keselamatan penghuni.


(OJE)