Nanda Jadi Tersangka, Tim Pemenangan Makin Solid

Daviq Umar Al Faruq    •    Kamis, 22 Mar 2018 13:21 WIB
Korupsi APBD-P Malang
Nanda Jadi Tersangka, Tim Pemenangan Makin Solid
Ya'qud Ananda Gudban-Ahmad Wanedi berfoto bersama tim pemenangan di Pemilihan Wali Kota Malang 2018, Medcom.id - Daviq

Malang: KPK menetapkan Ya'qud Ananda Gudban atau Nanda sebagai tersangka kasus suap pembahasan ABPD Perubahan Kota Malang, Jawa Timur, Tahun Anggaran 2015. Meski demikian, tim pemenangan tetap bekerja untuk memenangkan Nanda sebagai wali kota Malang.

Dito Arief, Ketua tim pemenangan Nanda-Ahmad Wanedi, mengatakan kampanye tetap berjalan. Pasangan dengan sebutan 'Menawan' itu pun tetap menyapa masyarakat.

Baca: Anton Tetap Kampanye Walau Jadi Tersangka KPK

"Pilkada terus berjalan. The show must go on," kata Dito di Malang, Rabu, 21 Maret 2018.

Kasus hukum yang menjerat Nanda, lanjut Dito, tak akan mengurangi daya dobrak tim sukses. Malah, tim makin solid.

"Tim Menawan tetap solid sebagai koalisi kekeluargaan," tegasnya.

Tim menghormati proses hukum. Tim juga akan kooperatif. Tapi, ujar Dito, tim mengedepankan asas praduga tak bersalah pada Nanda.

Jadwal kampanye pun tetap berjalan sesuai agenda. Dito akan terus mengungkapkan pihaknya akan terys memperjuangkan keadilan, harapan serta kemenangan dan bersama-sama masyarakat untuk menata Kota Malang lebih baik kedepannya.

"Slogan Ayo Noto Malang akan terus berkibar dan menggaung di Kota Malang sebagai sebuah ikhtiar untuk memperbaiki Kota Malang di masa mendatang," pungkasnya.

Untuk diketahui, pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang 2018, Moch Anton bersama Syamsul Mahmud merupakan pasangan nomor urut dua yang didukung oleh PKB, Gerindra dan PKS. Sedangkan, Ya'qud Ananda Gudban bersama Ahmad Wanedi adalah pasangan nomor urut satu dari koalisi PDIP, PPP, PAN, Hanura, dan NasDem.

Selain Nanda, KPK juga menetapkan 18 orang sebagai tersangka kasus suap APBDP Kota malang. Satu di antaranya pesaing Nanda di Pemilihan Wali Kota Malang, Moch Anton.

Sementara 17 lainnya yaitu anggota DPRD Kota Malang. Mereka yaitu Suprapto, HM Zainudin, Sahrawi, Salamet, Wiwik Hendri Astuti, Mohan Katelu, Sulik Lestyowati, Abdul Hakim, Bambang Sumarto, Imam Fauzi, Syaiful Rusdi, Tri Yudiani, Heri Pudji Utami, Heri Subianto, Rahayu Sugiarti, Sukarno dan Abdul Rachman.


(RRN)