Polisi Kembali Olah TKP Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut

Daviq Umar Al Faruq    •    Selasa, 27 Feb 2018 16:09 WIB
penemuan mayat
Polisi Kembali Olah TKP Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut
Polisi memasang garis polisi di rumah korban di Perum Bukit Dieng, Kelurahan Pisangcandi, Kota Malang. Metro TV.

Malang: Kasus tewasnya mantan Wakapolda Sumatera Utara Kombes Pol (purn) Agus Samad di Kota Malang masih menjadi misteri. Polisi masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Selasa, 27 Februari 2018.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha mengatakan pihaknya masih mencoba mengulang kembali olah TKP. Hal itu dilakukan untuk melihat berbagai kemungkinan dan kejanggalan yang ada di TKP.

"Kami melibatkan dokter dan tim Inafis pada olah TKP kali ini karena dokter lebih ahli untuk mengetahui kondisi tubuh manusia dan kemungkinan lainnya seperti apa," kata Ambuka.

Nantinya kata Ambuka, hasil olah TKP saat ini akan dibandingkan dengan hasil olah TKP sebelumnya. "Sampai saat ini masih 50:50. Masih belum dapat dipastikan apakah korban ini bunuh diri ataukah ada kemungkinan pembunuhan," ungkapnya.

Polisi juga masih mendalami saksi untuk mengetahui kebiasaan korban. Sebab diketahui, korban sudah di rumah sendiri selama dua minggu. "Kami sudah meminta keterangan dari adik, istri, anak anak hingga tetangga korban," bebernya.

Korban diketahui terakhir berkomunikasi dengan istrinya pada Jumat 23 Februari 2018 sore. Namun saat Sabtu 24 Februari 2018, korban tidak lagi dapat dihubungi. "Istri korban khawatir karena korban punya riwayat jantung dan asam urat," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang purnawirawan polisi Kombes Pol (Purn) Agus Samad ditemukan tewas di rumahnya Perumahan Bukit Dieng Permai blok MB-9 RT 09 RW 05 Kelurahan Pisang Sandi, Kecamatan Sukun, Kota Malang pada Sabtu 24 Februari 2018 lalu.

Mayat Agus ditemukan oleh sejumlah warga di halaman belakang rumahnya sekitar pukul 08.00 pagi dengan kondisi terikat tali rafia pada kedua kakinya. Pada tubuh korban terdapat juga beberapa luka sayatan di tangan kanan dan kiri korban serta luka lecet di paha belakang korban.

Dari olah TKP sebelumnya, polisi menemukan bercak darah di ruang makan yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi penemuan mayat. Selain itu, ditemukan pula sejumlah barang bukti yakni silet, Baygon dan cairan misterius.


(ALB)