Istri Mantan Wakapolda Sumut Diinterogasi

Daviq Umar Al Faruq    •    Sabtu, 03 Mar 2018 09:54 WIB
penemuan mayat
Istri Mantan Wakapolda Sumut Diinterogasi
Suasana rumah Kombes Pol (Purn) Agus Samad di Perumahan Bukit Dieng Permai blok MB-9 RT 09 RW 05 Kelurahan Pisang Sandi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, saat olah TKP.

Malang: Penyelidikan kasus tewasnya mantan Wakapolda Sumatera Utara (Sumut) Kombes Pol (Purn) Agus Samad di Kota Malang kembali berlanjut. Polisi kembali meminta keterangan kepada keluarga korban di Mapolres Malang Kota, Jumat 28 Februari 2018.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha mengaku kembali memintai keterangan kepada istri korban, Suhartatik. "Ya masalah keseharian saja untuk mengetahui keseharian korban seperti apa," kata Ambuka.

Pantauan Medcom.id, Suhartatik ditemani anak korban, Radiasa Agung Wicaksana. Saat ditanya soal perkembangan penyebab kematian korban, Ambuka pun masih belum bisa memberikan kepastian. Bahkan pihaknya juga belum menemukan kejanggalan dalam kasus ini. "Kita enggak bisa target (perkembangan) karena itu dari ahlinya kan," ujar Ambuka.

Pemeriksaan terhadap istri korban masih berlanjut hingga malam pukul 22.00 WIB. Sejauh ini masih belum ada pernyataan dari keluarga korban. Menurut informasi, polisi pun sempat melakukan reka ulang di rumah korban sekitar pukul 09.00 WIB.

Sebelumnya diberitakan, Kombes Pol (Purn) Agus Samad ditemukan tewas di rumahnya Perumahan Bukit Dieng Permai blok MB-9 RT 09 RW 05 Kelurahan Pisang Sandi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu 24 Februari 2018 lalu.

Mayat Agus ditemukan sejumlah warga di halaman belakang rumahnya sekitar pukul 08.00 pagi dengan kondisi terikat tali rafia pada kedua kakinya. Pada tubuh korban terdapat juga beberapa luka sayatan di tangan kanan dan kiri korban serta luka lecet di paha belakang korban.

Dari olah TKP sebelumnya, polisi juga menemukan bercak darah di ruang makan yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi penemuan mayat. Selain itu, ditemukan pula sejumlah barang bukti yakni silet dengan bercak darah, baygon dan sejumlah cairan misterius.



(ALB)