Dana Desa Rentan Disalahgunakan

Rahmatullah    •    Selasa, 24 Oct 2017 15:34 WIB
dana desa
Dana Desa Rentan Disalahgunakan
Anggota BPK RI, Achsanul Qosasi – MTVN/ Rahmatullah

Metrotvnews.com, Sumenep: Anggota Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI, Achsanul Qosasi, menyebut Dana Desa (DD) rentan disalahgunakan. Dia mengungkapkan sudah lebih 200 kepala desa menjadi tersangka akibat terjerat persoalan itu. Tak menutup kemungkinan angka tersangka itu akan bertambah.

“Dari pelanggaran 900 lebih, baru ditetapkan sekitar 200 tersangka, atau sekira 20 persen dari total jumlah pelanggaran,” kata Achsanul Qosasi saat berkunjung ke Sumenep, Jawa Timur, Selasa 24 Oktober 2017.

Agar tidak terjadi penyimpangan, pria yang akrab disapa AQ itu mendorong kepala desa membenahi tata kelola keuangan. Diharapkan kucuran dana dari pemerintah tersebut sesuai tujuan awal. Dengan tata kelola keuangan yang baik, penyimpangan bisa ditekan semaksimal mungkin.

Tahun ini DD baru dianggarkan sebesar Rp60 triliun, dan sudah menyisakan banyak persoalan. Tahun depan pemerintah mengalokasi sebesar Rp120 triliun untuk DD tersebut, sehingga dia menyebut potensi masalah semakin menganga lebar. Dana besar itu disebut bisa menjadi petaka bagi kepala desa jika tidak tahu tata kelola keuangan.

“Dari perencanaan, pelaksanaan dan pertanggung jawaban dan pelaporan, harus mereka kuasai. Sehingga tidak ada uang negara dimanfaatkan untuk kepentingan mereka sendiri,” tegas AQ.

Sumber daya manusua (SDM) aparat desa juga dinilai masih lemah, sehingga dia berharap hal itu segera diperbaiki. Dalam dalam waktu dekat akan diberlakukan sistem keuangan desa (sikudes) yang terintegrasi dengan pemkab. Laporan di sikudes itu nanti menjadi objek pemeriksaan BPK. Karenanya, dia berharap SDM aparat desa harus dibenahi.


(ALB)