Wagub Jatim Akui Kesejahteraan Guru tak Tetap Masih Bermasalah

Syaikhul Hadi    •    Minggu, 26 Nov 2017 12:22 WIB
hari guru nasional
Wagub Jatim Akui Kesejahteraan Guru tak Tetap Masih Bermasalah
Wakil Gubernur Jatim menghadiri acara puncak peringatan Hari Guru Nasional di Sidoarjo, Minggu, 26 November 2017, MTVN - Hadi

Sidoarjo: Kesejahteraan guru berstatus tak tetap masih menjadi masalah di Jawa Timur. Lantaran itu, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan para guru.

Pada Minggu, 26 November 2017, Gus Ipul menghadiri acara puncak peringatan Hari Guru Nasional di Gelora Delta Sidoarjo. Acara itu juga digelar untuk memperingatu HUT ke-72 PGRI dan Hari Aksara Internasional.

Gus Ipul menghargai profesi keguruan. Menurut Gus Ipul, guru merupakan pahlawan yang menjembatani seluruh cita-cita bangsa.

"Tak semua orang orang bercita-cita menjadi guru. Tapi, guru adalah jembatan menuju semua cita-cita," ujar Gus Ipul dalam acara tersebut.

Tak semua guru berstatus aparatur sipil negara. Banyak guru yang berstatus tak tetap atau guru tak tetap (GTT). 

Kesejahteraan GTT masih menjadi masalah. Ia mengaku mendapat keluhan dari GTT terkait gaji dan kesejahteraan mereka. Bukan hanya GTT, pegawai tak tetap di Jatim pun menjadi sorotan Gus Ipul.

"Jadi, mudah-mudahan, ke depannya, kami di pemerintahan, bisa istikamah memperjuangkan kesejahteraan guru," lanjut Gus Ipul.

Pada kesempatan itu, Gus Ipul mengucapkan terima kasih pada seluruh guru di Jatim. Ia pun membacakan puisi untuk mengungkapkan apresiasi pada guru.

GURU ZAMAN NOW

Kenapa waktu masih kecil
guru mengajarkan, "Ini Budi," bukan "ini Ipul?"
Karena guru menyadari pentingnya landasan budi pekerti
sebelum semua ilmu terkumpul.

Guru, 
bukanlah singkatan googgling dan meniru. 
ada yang bilang  digugu lan ditiru,
padahal guru bukan singkatan apa-apa.
karena kerja seorang guru itu tak bisa disingkat-singkat
Karena mendidik tak bisa mendadak.
Apalagi murid zaman now, gurunya pun harus guru zaman now
Tidak keras, tapi tegas. Tidak kaku, tapi seru.

Manuk menclok nang pohon waru
bernyayi riang lagunya Cita Citata
tak semua orang bercita-cita jadi guru
tapi guru adalah jembatan semua cita-cita. 

Ayo Kabeh sedulur, beri hormat kagem Bapak lan Ibu Guru.....


Acara tersebut dihadiri ribuan guru yang datang dari berbagai daerah di Jatim. Di antaranya berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, hingga Banyuwangi. Para guru datang dengan mengenakan atasan bercorak batik warna putih hitam.



(RRN)