PPLS Tegaskan Informasi soal Tanggul Lumpur Porong Jebol, Hoax

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 29 Nov 2017 07:47 WIB
bencana banjir
PPLS Tegaskan Informasi soal Tanggul Lumpur Porong Jebol, <i>Hoax</i>
Banjir merendam kawasan Porong, Sidoarjo, Selasa, 28 November 2017, MTVN - Hadi

Sidoarjo: Tanggul penahan lumpur di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, masih utuh berdiri. Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) mengatakan tanggul tidak jebol setelah hujan dan banjir di Porong.

Humas PPLS Hengky Listria Adi mengatakan mendapat informasi soal tanggul penahan lumpur jebol. Itu terjadi setelah hujan selama tiga hari di Sidoarjo dan banjir yang merendam Porong.

"Informasi itu hoax (berita tidak benar). Tanggul masih aman. Yang banjir yaitu Jalan Raya Porong dan jalur rel kereta, yang belum belum bisa dilintasi," kata Hengky di Sidoarjo, Selasa, 28 November 2017.

Hengky mengatakan PPLS mengoperasikan delapan mesin pompa untuk menyedot banjir di Porong. Daya dorong pompa mulai dari 280 liter per menit hingga 400 liter per detik.

"Hasil operasi pompa mampu mengurangi volume banjir dalam dua hari terakhir. Banjir dialirkan ke pondok tampungan di P 73," lanjut Hengky.

Kepala BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito mengatakan masih berusaha mengurangi ketinggian banjir. Rencananya, banjir dialirkan ke Kali Ketapang. Ternyata, permukaan air Kali Ketapang pun tinggi.

"Jadi kalau pun dibuang ke Kali Ketapang, tidak maksimal," ungkap Dwijo.

Dwijo mengatakan Kali Ketapang perlu dinormalisasi. Dasar sungai perlu dikeruk menjadi lebih dalam.

Dengan begitu bisa efektif lagi sungainya (Kali Ketapang)," tandasnya. 


(RRN)