Korban Pelecehan Seksual di National Hospital Lapor Polisi

Amaluddin    •    Kamis, 25 Jan 2018 16:03 WIB
pelecehan seksual
Korban Pelecehan Seksual di National Hospital Lapor Polisi
Rumah sakit Hospital Nasional Surabaya. Medcom.id/ Amal

Surabaya: Kasus pelecehan seksual oleh perawat di RS National Hospital di Surabaya, Jawa Timur, berbuntut panjang. Korban akhirnya melapor ke Polrestabes Surabaya.

"Korban mendatangi sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya untuk melapor," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, dikonfirmasi, Kamis, 25 Januari 2018.

Terkait kasus tersebut, Rudi menegaskan akan mendalami lebih lanjut. Bahkan, kata dia, pihaknya telah menerjunkan Tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya ke RS National Hospital untuk menelusuri kasus tersebut. "Tim juga masih memeriksa korban, saksi, dan juga pihak manajeman," katanya.

Menurut Rudi, kejadian itu terjadi pascakorban menjalani operasi. Perawat kemudian memindahkan korban ke ruang pemulihan. "Nah, kejadian itu terjadi saat korban berada di ruang pemulihan," ujarnya.

Jika pelaku terbukti melakukan pelecehan seksual, kata Rudi, pelaku terancam hukuman pidana Pasal 290 KUHP ancaman mencabuli orang dalam keadaan tidak sadar. "Kami masih mendalami saksi dan pihak manajemen," katanya.

Kejadian berawal saat video dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang perawat laki-laki di National Hospital Surabaya, Jawa Timur beredar di media sosial. Di dalam video, seorang pasien menangis dan membeberkan tindakan perawat laki-laki di rumah sakit tersebut. Perawat yang mengenakan seragam berwarna putih itu diam dan menunduk. Kemudian perawat tersebut mengulurkan tangan meminta maaf.

"Iya tapi tidak seperti itu, saya khilaf, Bu," kata pria tersebut.



(ALB)