Konsolidasi Partai Golkar di Jatim Batal

Amaluddin    •    Minggu, 04 Feb 2018 10:26 WIB
Konsolidasi Partai Golkar di Jatim Batal
istimewa

Surabaya: Konsolidasi DPD Partai Golkar Jatim batal digelar hari ini, Minggu, 4 Februari 2018. Hal itu lantaran ditangkap tangannya Ketua DPD Golkar Jawa Timur Nyono Suharli Wihandoko yang juga Bupati Jombang oleh KPK, tadi malam.

Kegiatan partai dengan agenda pemenangan pilkada serentak di Jawa Timur itu akhirnya diganti dengan Rapat Koordinasi Bidang Kepartaian. "Pak Ketum batal hadir, beliau telah menelpon pengurus Golkar Jatim," kata Sekretaris Pemenangan Pemilu Partai Golkar Jatim, Aan Ainur Rofik, saat dikonfirmasi, Minggu, 4 Februari 2018. 

Semula, kegiatan yang dijadwalkan membahas pemenangan pasangan bacagub/bacawagub Jatim Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato. Tapi kini, acara berubah menjadi rapat internal.

"Acara tidak gagal, tapi ada penundaan acara pengarahan Ketum terkait pilkada. Acara tetap berjalan dengan format rakor bidang politik pengurus Golkar se-Jatim dengan DPP


Meski Ketua Umum batal hadir, lanjut Aan, Ketum Golkar mengutus pengurus dari DPP untuk mewakili datang. Rencananya, Ketum Golkar akan memberikan arahan terhadap ribuan kader Golkar se- Jatim. Sekitar 1.500 pengurus dan simpatisan bakal hadir, serta semua kepala daerah dari kader Golkar.

"Ada sekitar 300-an Muslimat NU simpatisan Khofifah juga mau hadir. Tetapi karena ada perubahan acara, ya batal juga," katanya. 

KPK menangkap tangan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko. Dia diduga terlibat dalam satu perkara korupsi.

Belum diketahui secara jelas kasus yang terbongkar oleh tim lembaga Antikorupsi tersebut. Diduga kuat, penyelenggara negara itu ikut terlibat dalam pusaran rasuah.



(ALB)