Diduga, ASN Terjaring OTT Terkait Penempatan Tenaga Kerja Asing

Syaikhul Hadi    •    Selasa, 16 May 2017 18:57 WIB
ott
Diduga, ASN Terjaring OTT Terkait Penempatan Tenaga Kerja Asing
Ilustrasi pungutan liar, MTVN - M Rizal

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Polisi masih terus memeriksa aparatur sipil negara (ASN) yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di sebuah mal di Sidoarjo, Jawa Timur. Diduga, ASN bernama Handoko itu terlibat dalam kasus pungutan liar terkait penempatan tenaga kerja asing.

Dugaan itu disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sidoarjo, Husni Thamrin, yang tak lain atasan Handoko. Namun Husni enggan berkomentar banyak. Ia menyerahkan penanganan kasus tersebut ke kepolisian.

Husni mengaku tak menyangka bawahannya dapat melakukan tindakan di luar hukum. Sebab Handoko merupakan ASN yang baik.

"Tak ada yang aneh pada pekerjaannya. Semuanya baik-baik saja," kata Husni di ruang kerjanya di Sidoarjo, Selasa 16 Mei 2017.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris mengatakan pemeriksaan terhadap Handoko masih berlangsung. Harris juga mengaku tak bisa membeberkan barang bukti terkait penangkapan Handoko.

"Karena kami masih periksa dan kembangkan. Saat pemeriksaan pun, kondisi yang bersangkutan (Handoko) sedang sakit," kata Harris melalui sambungan telepon.

Harris menjelaskan tim Saber Pungli melakukan OTT pada Handoko di sebuah mal. Saat itu, Handoko baru saja bertemu dengan perwakilan perusahaan.

Baca: Pegawai Disnaker Sidoarjo Dibekuk Tim Saber Pungli di Sebuah Mal
 


(RRN)