Dewan Pendidikan Jombang Bentuk Tim Investigasi Kematian Peserta MOS

Nurul Hidayat    •    Kamis, 20 Jul 2017 15:39 WIB
masa orientasi sekolah
Dewan Pendidikan Jombang Bentuk Tim Investigasi Kematian Peserta MOS
Jenazah Abdul Hadi dibawa ke pemakaman umum desa Pundong, kecamatan Diwek, Jombang. Dia meninggal saat mengikuti MOS di SMK PGRI 2 Jombang. (Metrotvnews.com/Nurul Hidayat)

Metrotvnews.com, Jombang: Kematian Abdul Hadi, 15, siswa baru SMK PGRI 2 Jombang, Jawa Timur, menjadi perhatian Dewan Pendidikan setempat. Tim investigasi akan segera dibentuk lantaran siswa itu meninggal saat mengikuti masa orientasi siswa (MOS).

Ketua Dewan Pendidikan Jombang Sutono Abdillah menegaskan akan segera menggelar rapat internal. Pertemuan itu untuk membentuk tim investigasi.

“Hari ini juga kita terjunkan tim guna pengumpulan bahan keterangan di lapangan terkait kejadian ini,” ujarnya, saat ditemui di kantornya, jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Jombang, Kamis, 20 Juli 2017.

Baca: Siswa di Jombang Meninggal saat MOS

Sutono menuturkan, jika ada unsur pidana, pihaknya mempersilakan aparat penegak hukum memproses. Keterangan sementara, kata dia, korban meninggal saat mengikuti pelatihan baris berbaris. "Dan (korban)punya riwayat sakit sesak nafas,” imbuhnya.

Hingga berita ini ditulis, Metrotvnews.com masih berusaha mendapatkan konfirmasi dari pihak sekolah. Beberapa pegawai meminta awak media menanyakan langsung pada kepala sekolah.

Abdul Hadi merupakan siswa baru SMK PGRI 2 Jombang. Putra kedua pasangan Tiyoso dan Mustiyah, warga dusun Tempuran, desa Pundong, kecamatan Diwek, itu terdaftar pada nomor 110 dari total 598 siswa baru di sekolah tersebut.


(SAN)