Siswa Wadungasri Kecewa karena Kelas Dibongkar

Syaikhul Hadi    •    Jumat, 30 Nov 2018 19:07 WIB
pembangunan sekolah
Siswa Wadungasri Kecewa karena Kelas Dibongkar
Suasana di SDN Wedungasri, Sidoarjo, yang tiga ruang kelasnya dibongkar pemilik modal, Medcom.id - Hadi

Sidoarjo: Siswa SDN Wadungasri Sidoarjo, Jawa Timur, merasa senang lantaran akan mendapat tiga ruang kelas baru. Namun kesenangan itu hanya sementara lantaran bangunan tiga ruangan itu dibongkar.

Aziz, guru kelas V SDN Wadungasri, mengatakan para siswa mengetahui pembangunan ruang kelas berlangsung sejak Juli 2018. Mereka senang lantaran akan mendapat kelas baru.

"Mereka senang, yang tadinya sekolah siang hari, akhirnya bisa masuk pagi semua," kata Aziz di Sidoarjo, Jumat, 30 November 2018.

Baca: Sekolah Belum Dapat Surat Resmi Pembongkaran Kelas

Seiring waktu, pembangunan pun mencapai 60 persen. Targetnya, ruang kelas dapat digunakan pada Desember.

Tapi tak diduga, ruang-ruang yang sedang dibangun itu harus dibongkar. Anak-anak yang tak tahu menahu soal alasan pembongkaran bertanya-tanya. Selain itu, banyak orang yang berdatangan ke sekolah mengganggu perhatian mereka.

"Tapi kalau soal kegiatan belajar mengajar, tidak terganggu," ungkap Aziz.

Bukan hanya ruang
Dampak pembongkaran bukan hanya pada keberadaan tiga ruang kelas di lantai bangunan sekolah. Beberapa fasilitas lain pun berdampak seperti rumah hijau dan dinding batas sekolah.

Sebelum ruang kelas dibangun, sekolah sudah punya dua fasilitas itu. Tapi, dua fasilitas itu harus dibongkar agar pembangunan tiga ruang kelas berjalan lancar.

"Sesuai kesepakatan dengan sekolah, nanti akan dikembalikan lagi sesuai semula setelah pengerjaan selesai," lanjut Aziz.

Green House merupakan media pembelajaran bagi siswa SD yang atapnya terbuat dari galvalum. Di dalamnya terdapat beberapa tanaman seperti Laos, Bengkoang, jahe, kunyit dan tanaman lainnya. Di sana, juga tersedia tanaman mulai pembibitan hingga proses pertumbuhan tanaman.

"Harapannya, permasalahan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan, selain tidak berdampak pada psikologis siswa, juga kepada progres penyelesaian pembangunan," tandasnya. 

Tiga ruang kelas baru itu dibangun di lantai dua bangunan sekolah. Proyek pembangunannya dimenangkan CV Sido Rejo.

Baca: Pemasok Material Bongkar Proyek SDN Wadungsari

Pembangunannya menggunakan dana dari APBD 2018 senilai kurang lebih Rp458 juta. Hingga berita ini dimuat, Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo Asrofi dan perusahaan pemenang tender yang menjadi pelaksana proyek belum mengklarifikasi mengenai masalah itu.

Namun di tengah pembangunan, pekerja membongkar bangunan. Alasannya, pemilik modal belum mendapat pembayaran dari kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.



(RRN)