Siaga Darurat di Jawa Timur Diberlakukan Awal Oktober

Syaikhul Hadi    •    Senin, 26 Sep 2016 21:53 WIB
banjir
Siaga Darurat di Jawa Timur Diberlakukan Awal Oktober
Kepala BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito (Foto: MTVN/Syaikul Hadi)

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, masih menyiapkan pengajuan surat keputusan bupati terkait penganggaran antisipasi banjir. Mengingat, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan dengan intensitas sedang dan tinggi akan di wilayah Jawa Timur terjadi hingga empat bulan kedepan. 

"Saat ini masih belum ada status. Tapi berdasarkan informasi dari provinsi, Siaga Darurat mulai berlaku pada 1 Oktober mendatang," kata Kepala BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito, Senin (26/9/2016). 

Peralihan musim kemarau ke musim hujan butuh sejumlah persiapan. Hal itu untuk mengantisipasi banjir susulan baik akibat luapan air sungai maupun curah hujan yang tinggi. Curah hujan yang tinggi juga bisa membuat air pasang meluap. 

"Untuk tanggap siaga ini, kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas terkait. Baik Dinas Pengairan maupun Cipta Karya," kata dia. 

Beberapa wilayah di Sidoarjo sering dilanda banjir akibat curah hujan tinggi sehingga air sungai meluap. Di antaranya kawasan Sidokare, Kecamatan Kota, aliran Sungai Buntung di Waru, maupun aliran Sungai Ketapang. Meski demikian, tak menutup kemungkinan kawasan lainnya juga akan terdampak. Hanya saja, pihaknya lebih menekankan pada kawasan aliran sungai. 

"Selain penganggaran, kami sudah menyiapkan logistik, makanan siap saji, maupun pompa dan peralatan lainnya," ujar Dwijo. 

Saat ini, ada 750 paket sembako yang sudah dipersiapkan pemerintah daerah untuk korban banjir. Ada juga 700 paket makanan siap saji dan perlengkapan bayi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.


(TTD)