Fuad Amin Didesak Turun dari Kursi Ketua DPRD Bangkalan

Amaluddin    •    Rabu, 31 Aug 2016 19:53 WIB
fuad amin imron
Fuad Amin Didesak Turun dari Kursi Ketua DPRD Bangkalan
Fuad Amin Imron. Foto: Antara/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Surabaya: Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendesak eksekutif dan legislatif Kabupaten Bangkalan segera memberhentikan dan mengganti Fuad Amin Imron sebagai ketua dan anggota DPRD Bangkalan. Sebab, Fuad Amin sudah divonis bersalah oleh pengadilan atas tindak pidana pencucian uang.

"Kami (Pemprov Jatim, red.) telah mengirimkan surat kepada bupati dan pimpinan DPRD Bangkalan untuk segera memberhentikan Fuad Amin," kata Kepala Biro Administrasi Pemerintahan Setdaprov Jatim, Supriyanto, di Surabaya, Rabu (31/8/2016).

Supriyanto menjelaskan surat tersebut telah dikirimkan ke bupati dan pimpinan DPRD Bangkalan pada Rabu 23 Agustus 2016. Sebelumnya, kata dia, Pemprov terlebih dahulu mengirimkan surat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 22 Juli 2016, menanyakan status Fuad Amin. 

Pada 8 Agustus, KPK membalas surat tersebut yang menyatakan status hukum Fuad Amin Imron telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan putusan Mahkamah Agung bernomor 980K/pid.sus/2016. 

Menurut dia, berdasarkan Pasal 200 ayat 2 UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah junto Pasal 112 ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2010 menegaskan anggota DPRD harus diberhentikan dengan tidak hormat jika telah diputuskan bersalah oleh pengadilan.

"Setelah ada surat balasan dari KPK ini, kami tindak lanjuti dengan berkirim surat ke bupati dan pimpinan DPRD Bangkalan untuk segera memproses pemberhentian Fuad Amin," jelasnya.

Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron gagal mendapat keringanan hukuman setelah upaya kasasinya ditolak Mahkamah Agung. Kini, Fuad Amin harus menjalani vonis 13 tahun penjara dan denda Rp5 miliar yang dijatuhkan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. 

Dalam putusan kasasi, MA juga memerintahkan penyitaan aset hasil tindak pidana milik Fuad Amin yang nilainya mencapai Rp250 miliar.


(UWA)