Kecelakaan Lion Air JT610

Jannatun Cintya Dewi Naik Pangkat Anumerta

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 01 Nov 2018 11:37 WIB
Lion Air Jatuh
Jannatun Cintya Dewi Naik Pangkat Anumerta
Karangan bungan berdatangan ke rumah Jannatun Cintya Dewi di Desa Suruh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, 1 November 2018. Medcom.id/ Syaikhul Hadi.

Sidoarjo: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik (ESDM) memberi kenaikan pangkat kepada Jannatun Cintya Dewi. Dari pangkat semula Penata Muda III A menjadi Anumerta. Jannatun adalah salah satu staff Analis kegiatan Usaha hilir Migas, Ditjen Migas, Kementerian ESDM.

"Agama Islam, berstatus belum menikah, dan riwayat kepangkatan, Jannatun naik pangkat dari Penata Muda III A, menjadi Anumerta," kata Perwakilan dari Ditjen Migas, Kementerian ESDM, Mukti Winarto usai pemakaman jenazah Jannatun di Desa Suruh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, 1 November 2018.

Baca; Isak Tangis Mengiringi Pemakaman Jannatun Cintia Dewi

Sementara Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas, Kementerian ESDM, Endang Sutisna menyampaikan duka mendalam terhadap para korban. Endang menilai korban adalah salah satu putri terbaik yang dimiliki Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM.

Jannatun dikenal sebagai sosok yang bertanggungjawab dan memiliki loyalitas yang tinggi.

"Pak menteri menugaskam kami kesini untuk mengantar sekaligus mengikuti proses pemakaman korban. Semenjak ada kejadian, pak menteri konsen dan mengerahkan jajarannya untuk membantu meringankan beban korban dan keluarga korban," ujar Endang Sutisna. 

Sebelum diberangkatkan ke Surabaya, korban lebih dulu diserahterimakan kepada keluarga korban oleh Wakil Menteri ESDM, Ditjen Migas serta jajaran dilingkungan Kementerian ESDM. 

"Hari ini, sekaligus kita lakukan pelepasan dan apabila bapak dan ibu almarhumah, ada hal yang kurang berkenan selama proses pencarian, evakuasi dan pendampingan sampai proses pemakaman, kami meminta maaf sebesar-besarnya," ungkap Endang.

Baca: Benda Diduga Black Box PK-LQP Ditemukan

Jannatun Cintya Dewi, kelahiran Sidoarjo, 12 September 1994, merupakan salah satu dari sejumlah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di perairan Karawang, Jawa Barat pada Senin, 29 Oktober 2018.

Korban, merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan Bambang Supriadi dan Surtiyem. Sarjana lulusan Teknik Kimia Institut Tekhnologi Sepuluh November (ITS) Surabaya tersebut diketahui merupakan salah satu staff analis Kegiatan Usaha Hilir Migas, Ditjen Migas Kementerian ESDM.


(DEN)